701 Siswa SMPN 2 Dukuhturi Tegal Ikut Cek Kesehatan Massal dan Aksi Bergizi di Haornas

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 09:46:01 WIB
Siswa SMPN 2 Dukuhturi mengikuti senam bersama pada peringatan Haornas di halaman sekolah.

SLAWI — Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan senam ceria yang diikuti seluruh siswa di halaman sekolah. Setelah itu, peserta melanjutkan dengan sarapan sehat bersama dan minum tablet tambah darah, sebelum menjalani pemeriksaan medis lengkap.

Pemeriksaan kesehatan yang digelar tidak hanya mengukur tinggi badan dan tensi darah. Tenaga medis dari Puskesmas Kupu juga memeriksa mata siswa serta melakukan screening khusus seperti tes HIV/AIDS.

Apa Saja yang Diperiksa dalam Cek Kesehatan Massal?

Kepala SMPN 2 Dukuhturi, Siti Qomariah, menyebut pemeriksaan kesehatan gratis itu menyasar seluruh siswa tanpa terkecuali. Menurutnya, pengecekan menyeluruh penting agar kondisi kesehatan setiap anak terpetakan sejak awal.

"Selain cek kesehatan, kami juga menggelar Gerakan Aksi Bergizi yang diisi dengan senam bersama, sarapan sehat, minum tablet tambah darah, serta edukasi kesehatan langsung dari tenaga medis," ujar Siti Qomariah.

Kolaborasi sekolah dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan Puskesmas Kupu menjadi kunci terselenggaranya acara. Tenaga medis terlibat langsung dalam edukasi kesehatan bagi para siswa.

Gerakan Aksi Bergizi dan Target Pencegahan Anemia

Aksi Bergizi yang digelar merupakan implementasi program nasional Kementerian Kesehatan RI. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja terhadap pola hidup sehat, terutama untuk mencegah anemia dan stunting.

Fokus utamanya mencakup tiga intervensi. Pertama, sarapan dengan gizi seimbang. Kedua, konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri. Ketiga, edukasi fisik dan gizi dari tenaga medis.

Pihak sekolah menaruh harapan besar agar para siswa, khususnya remaja putri, terhindar dari risiko anemia. Kondisi itu diyakini membuat siswa tidak mudah lelah dan lebih fokus belajar sehingga prestasi bisa optimal.

Mengapa Program Ini Penting bagi Remaja Putri?

Anemia pada remaja putri menjadi perhatian serius karena berdampak jangka panjang. Remaja yang kekurangan zat besi berisiko mengalami penurunan konsentrasi dan daya tahan tubuh.

Pencegahan stunting juga menjadi sasaran program ini. Siti Qomariah menyebut kesehatan remaja perlu dipersiapkan agar kelak menjadi generasi dewasa yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Langkah ini juga menjadi pencegahan stunting dari hulu, mempersiapkan kesehatan remaja agar kelak menjadi generasi dewasa yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Dukuhturi berharap siswa terbiasa menerapkan pola hidup sehat. Kebiasaan sarapan bergizi dan konsumsi tablet tambah darah diharapkan berlanjut di luar lingkungan sekolah.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top