KEBUMEN — Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Perhutani, pemerintah desa, dan warga bergerak cepat memadamkan dua titik api yang muncul di lokasi berbeda. Kebakaran di Buayan diketahui setelah perangkat Desa Jladri, Yozar Ansorudin Malik, melihat kobaran api dan meminta bantuan petugas.
Polsek Buayan bersama personel Koramil 20 Buayan dan warga bergotong royong memadamkan api. Luas lahan yang terbakar di wilayah Buayan diperkirakan mencapai 2 hektare, tanpa korban jiwa.
Beberapa jam berselang, laporan kebakaran masuk dari KRPH Karangsambung, Ma'ruf H. Api membakar kawasan hutan dan lereng berbatu di petak 20i, Desa Banioro.
Petugas Polsek Karangsambung, Koramil Karangsambung, Perhutani, dan masyarakat langsung menuju lokasi. Area yang terdampak meliputi kawasan Perhutani dan lahan milik warga dengan luas diperkirakan 3,7 hektare.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB," ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Kapolres memastikan petugas bersama warga langsung mendatangi lokasi begitu laporan diterima. "Petugas bersama warga langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman," kata AKBP Putu, Selasa (6/10/2026).
Dua kejadian dalam sehari itu membuat total lahan terbakar di Kabupaten Kebumen mencapai 5,7 hektare. Tidak ada laporan korban jiwa dari kedua insiden.
Wilayah Buayan dan Karangsambung dikenal memiliki kontur perbukitan dengan vegetasi kering, terutama pada musim kemarau. Petugas masih mendata penyebab pasti kedua kebakaran.