Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menggelar Kurasi Produk UMKM bersama PT Indomarco Prismatama agar produk usaha mikro, kecil, dan menengah daerah bisa dipasarkan melalui gerai Indomaret di wilayah setempat. Kegiatan yang dirangkai dengan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri itu digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang, dan menyasar pelaku usaha yang ingin naik kelas ke pasar ritel modern. Produk yang lolos kurasi berpeluang dipajang di gerai minimarket yang tersebar di Kabupaten Magelang.
MAGELANG — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang Agung Purwadi menyebut kurasi sebagai tahapan penentu sebelum produk UMKM masuk ke pasar yang lebih luas. Menurut dia, pelaku usaha perlu memahami standar produk dan kebutuhan pasar ritel modern, bukan sekadar mengikuti pelatihan.
Program ini mempertemukan produk lokal dengan jaringan gerai minimarket yang selama ini lebih banyak diisi merek besar. Pelaku UMKM diminta memanfaatkan momentum untuk membenahi kualitas usaha.
Produk Lolos Kurasi Berpeluang Masuk Gerai Indomaret
Kerja sama Pemkab Magelang dengan PT Indomarco Prismatama diarahkan untuk membuka akses pemasaran produk UMKM melalui jaringan gerai Indomaret. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang Edi Wasono menyatakan hal itu secara terbuka.
Menurut Edi, pelaku UMKM tidak hanya melewati proses kurasi. Mereka juga mendapat materi dari narasumber yang kompeten agar mampu menjawab persoalan usaha yang selama ini dihadapi.
"Harapannya, dapat memberikan pencerahan, inovasi, dan menjawab permasalahan yang dialami oleh UMKM Kabupaten Magelang," kata Edi.
Agung Purwadi: Manfaatkan Kesempatan untuk Bertanya Kendala Usaha
Agung Purwadi meminta peserta aktif berdiskusi dengan narasumber yang hadir. Ia mendorong pelaku usaha menyampaikan kendala yang selama ini menghambat produk mereka bersaing.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertanya dengan narasumber yang telah hadir. Sampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi dan tanyakan hal-hal yang perlu dipersiapkan agar produk bapak/ibu semakin siap bersaing," katanya.
Ia menilai kurasi menjadi bagian penting dari upaya mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas. Pelaku UMKM diharapkan tidak berhenti pada tahap pelatihan saja.
"Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong UMKM Kabupaten Magelang semakin berkembang, mandiri, berdaya saing, dan naik kelas," ujar Agung.
Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Rangkai Kurasi Produk
Pelatihan Kewirausahaan Mandiri digelar bersamaan dengan kurasi produk UMKM. Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang menggandeng PT Indomarco Prismatama sebagai mitra dalam kegiatan tersebut.
Materi pelatihan diarahkan agar pelaku usaha mampu berinovasi dan menyesuaikan produk dengan permintaan pasar swalayan. Standar produk menjadi salah satu hal yang ditekankan kepada peserta.
Bagi UMKM Kabupaten Magelang, masuk ke gerai minimarket berarti memperluas jangkauan pembeli tanpa harus membuka toko sendiri. Namun jalur itu menuntut kesiapan produksi, kemasan, dan konsistensi pasokan.
Pemkab Magelang belum merinci jumlah produk yang lolos kurasi maupun jadwal pemasaran ke gerai Indomaret. Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM setempat menyatakan pendampingan bagi pelaku usaha akan berlanjut setelah pelatihan.