SUKOHARJO — Ratusan orang memenuhi area terbuka Sedjati-ne Coffee & Pastry di Jalan Raya Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, sejak laga dimulai. Layar LED raksasa yang disiapkan khusus untuk nonton bareng (nobar) menayangkan jalannya pertandingan Indonesia versus Thailand. Sorak-sorai bergema setiap kali penggawa Timnas mengeksekusi bola.
Suasana tegang memuncak saat kedudukan 2-2 bertahan hingga masa perpanjangan waktu habis. Sukacita pecah setelah skuad Garuda memenangi babak adu penalti dan resmi mengunci gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Alasan Sedjati-ne Gelar Nobar Final ASEAN Cup
Owner Sedjati-ne Coffee & Pastry, Shafiyyatul Rahil Puspo Wardoyo, menyebut nobar digelar sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia. Ajang ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kafe yang baru diresmikan kepada publik Solo Raya.
"Untuk ikut memberi dukungan pada timnas kita agar bisa menjuarai turnamen ini. Di samping itu, momen nobar ini dimanfaatkan Sedjati-ne untuk memperkenalkan diri kepada publik," ujar Rahil Puspo.
Kafe ini mengusung konsep area terbuka yang menyasar kalangan muda, mahasiswa, hingga keluarga. Lokasinya berada dekat sejumlah kampus dan pusat kegiatan warga di kawasan Pabelan.
Makanan Gratis hingga Voucher Buy 1 Get 1
Demi menambah kemeriahan, Sedjati-ne membagikan aneka sajian kuliner produk Wong Solo Group secara cuma-cuma kepada para penonton. Hidangan yang disiapkan meliputi ayam penyet, nasi goreng, nasi biryani, hidangan penutup, hingga pastry.
"Iya semua gratis Pak. Silakan yang ingin mencicipi. Jangan sampai terlewatkan," kata Rahil.
Pengunjung juga berpeluang memperoleh voucher kuliner berkonsep buy 1 get 1. Syaratnya cukup dengan mengikuti sejumlah kegiatan di media sosial Sedjati-ne, seperti menandai tiga rekan, membuat unggahan story, menandai akun Sedjati-ne, serta mengajak tiga kawan.
Penonton Datang dari Klaten, Boyolali, hingga Yogyakarta
Letak Sedjati-ne yang strategis menjadi daya tarik utama banyaknya warga yang hadir. Selain masyarakat umum, deretan mahasiswa dari kampus sekitar kawasan Pabelan tampak mendominasi lokasi nobar.
Rahil menuturkan, tamu yang datang tidak hanya berasal dari kawasan Solo. Beberapa penonton sengaja hadir dari daerah tetangga hingga Yogyakarta.
"Yang datang banyak, nggak dari Solo saja. Mungkin ada dari Klaten, Boyolali, Jogja, serta para mahasiswa. Karena kan lokasinya strategis dekat kampus. Jadi semoga pengunjung merasa nyaman dan menikmati susasananya," tutur Rahil.
Lewat gelaran nobar ini, Rahil berharap Sedjati-ne tak sekadar dikenal sebagai tempat menikmati kopi dan pastry. Ia ingin kafe tersebut menjadi wahana berkumpul untuk merayakan berbagai momen bersama warga.
"Harapannya semoga yang menonton acara Indonesia vs Thailand ini di kafe Sedjati-ne merasakan kenyamanan yang ada, sehingga tambah semangat nontonnya," tuturnya.