SOLO BARU — Meja rias berwarna cokelat dan silver berukuran panjang 50 sentimeter serta lebar 20 sentimeter itu menjadi salah satu dari puluhan barang bukti yang diamankan penyidik Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jateng. Permukaan meja terbuat dari kaca transparan dengan dua laci dan rak kecil. Di atasnya terdapat cermin bundar yang ditempeli logo lampu dan pola lingkaran, serta sebuah charger hitam di sampingnya.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto membenarkan bahwa model berinisial F yang diungkap dalam rilis kasus scamming di Solo Baru adalah Fabiola Elizabeth Agnes. "(Apakah benar model berinisial F adalah Fabiola mantan istri Reza Smash?) Bisa dibenarkan," kata Artanto melalui pesan singkat kepada detikJateng, Selasa (2/6/2026).
Direktur Ditressiber Polda Jateng Kombes Himawan Susanto Saragih mengungkapkan Fabiola direkrut komplotan scammer untuk menjadi model yang melayani video call sesuai permintaan korban. "Jadi model yang dapat kami amankan ini tugasnya adalah melayani video call sesuai dengan yang dikehendaki korban," kata Himawan dalam jumpa pers di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (1/6).
Fabiola disebut sudah menjadi model sejak awal kasus penipuan itu bermula. Ia termasuk dalam komplotan penipu yang menggunakan modus pendekatan emosional, atau dikenal sebagai pig butchering.
Komplotan scammer jaringan internasional ini bermarkas di sebuah perusahaan bernama PT Digi Global Konsultan yang berlokasi di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Dari perusahaan itu, para pelaku melakukan penipuan terorganisir dengan jaringan lintas negara.
Polisi menyebut total kerugian korban mencapai Rp 41 miliar. Fabiola yang merupakan warga negara Jerman dan sempat menikah dengan Reza Smash pada 2018 lalu bercerai pada 2020, kini berstatus tersangka dalam kasus ini.