SEMARANG — DPP PSI resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 355/SK/DPP/2026 tentang pengangkatan kepengurusan baru DPD PSI Kota Semarang. SK yang diteken Ketua Umum Kaesang Pangarep pada 28 Juli 2026 itu mencabut SK sebelumnya dan menetapkan Melly Pangestu kembali memimpin partai berlambang mawar tersebut.
Dalam struktur anyar ini, Melly Pangestu menjabat sebagai Ketua, didampingi Aisyah Firdausa sebagai Wakil Ketua, Ivana Haryono sebagai Sekretaris, dan Imantaka Muncar Aristamatin sebagai Bendahara. Total ada sembilan pengurus inti yang disahkan, plus 16 ketua DPC se-Kota Semarang yang turut dirilis bersamaan.
Melly menjelaskan seluruh proses penetapan berjalan sesuai aturan internal partai. Sebelum SK diterbitkan, semua calon pengurus wajib menyerahkan dokumen dan riwayat hidup lengkap kepada DPP untuk dipertimbangkan bersama DPW Jawa Tengah.
"Semua proses berjalan sesuai AD/ART. Kami mengirimkan dokumen yang DPP minta, kemudian DPP mempertimbangkan bersama DPW hingga akhirnya menerbitkan SK," ujarnya. Ia menambahkan, SK resmi diterima pihaknya beberapa hari setelah ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen.
Terbitnya SK ini menjadi titik akhir konflik yang sempat mengguncang internal PSI Kota Semarang pada Februari 2026. Saat itu, 13 dari 16 pengurus DPC menyatakan mundur massal dan menyegel kantor sekretariat DPD sebagai bentuk protes terhadap keputusan DPW yang memberhentikan Ketua DPD dan menunjuk pelaksana tugas (Plt).
Melly menilai dinamika tersebut adalah hal lumrah dalam kehidupan partai politik. "Struktur lama memang tidak masuk dalam kepengurusan ini. Kami memandang itu sebagai bagian dari dinamika politik yang harus kita hormati sebagai proses demokrasi," katanya.
Dengan struktur yang kini solid, PSI Kota Semarang mulai menyiapkan langkah menuju Pemilu 2029. Saat ini partai tersebut memegang lima kursi di parlemen, namun membidik angka jauh lebih tinggi.
"Target kami 15 kursi pada 2029. Itu memang target besar, tetapi kami sudah memiliki perhitungan dan strategi. Minimal kami ingin meraih lebih dari 10 kursi, dan kami akan bekerja maksimal untuk mencapainya," pungkas Melly.
Langkah konsolidasi pertama akan diwujudkan lewat rapat koordinasi daerah (Rakorda) yang ditargetkan berlangsung bulan ini. Melly berharap Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bisa hadir untuk memberikan motivasi kepada kader.
"Kami ingin menghadirkan semangat baru. Harapannya Rakorda bisa berjalan bulan ini dan Mas Kaesang bisa hadir. Kami juga berharap Bapak Jokowi bisa hadir memberikan motivasi kepada seluruh kader," tuturnya.
Selain persiapan verifikasi partai politik, DPD PSI Kota Semarang juga akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting. Konsolidasi ini dinilai krusial untuk membangun mesin politik yang siap bekerja maksimal menghadapi kontestasi elektoral 2029.