PTPN I Angkat Potensi Teluk Nipah jadi Destinasi Wisata Unggulan, Siapkan Relawan Bakti BUMN 2026 di Lampung Selatan

Penulis: Surya Dinata  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:58:31 WIB
Teluk Nipah di Lampung Selatan disiapkan PTPN I menjadi destinasi wisata unggulan yang memadukan wisata bahari, alam, dan agrowisata.

JAWA TENGAH — Keputusan ini bukan tanpa alasan. Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, mengungkapkan bahwa Teluk Nipah merupakan aset strategis PTPN I Regional 7 yang selama ini belum tergarap maksimal. Lewat program kolaborasi dengan InJourney dan anak usaha holding aviasi pariwisata, perusahaan ingin memperkenalkan kawasan ini ke publik yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Potensi Alam dan Akses yang Menjual

Teluk Nipah menawarkan lanskap perbukitan yang menghadap langsung ke Selat Sunda. Posisinya berdampingan dengan perkebunan karet Afdeling 5 seluas 820 hektare, menciptakan perpaduan wisata bahari, alam, dan agrowisata dalam satu kawasan.

Dari sisi konektivitas, lokasinya hanya berjarak sekitar delapan kilometer dari akses Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Artinya, wisatawan dari Bandar Lampung maupun Jakarta bisa menjangkaunya dengan relatif mudah.

"Kawasan ini memiliki seluruh prasyarat untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan karena memadukan keindahan alam, aksesibilitas yang baik, serta peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sangat besar," ujar Rivai dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (14/8).

Bukan Sekadar Pemandangan, Ada Peluang Investasi

Karakteristik alam Teluk Nipah yang berbukit dan menghadap laut lepas dinilai cocok untuk pengembangan wisata petualangan seperti paralayang, trekking, hingga aktivitas luar ruang lainnya. Hamparan pantainya yang masih alami juga membuka peluang investasi bagi pembangunan resort, hotel, glamping, camping ground, sampai fasilitas wisata olahraga dan rekreasi.

Lokasinya yang strategis di jalur Selat Sunda menjadi nilai tambah tersendiri. Kawasan ini terhubung dengan sejumlah destinasi unggulan seperti Gunung Krakatau dan objek wisata pesisir lain di Lampung Selatan, sehingga berpotensi menjadi magnet baru pariwisata di Pulau Sumatera.

Fokus pada Keberlanjutan dan Ekonomi Masyarakat

Rivai menegaskan bahwa pengembangan Teluk Nipah tidak akan berhenti pada pembangunan fisik semata. Pihaknya ingin menciptakan nilai tambah bagi warga sekitar melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, penciptaan lapangan kerja, serta pelestarian lingkungan.

"Yang terpenting bukan hanya membangun destinasi wisata, tetapi menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Itulah semangat yang kami bawa melalui Program Relawan Bakti BUMN," katanya.

Rangkaian kegiatan di Lampung Selatan akan dimulai Minggu (16/8) dan menjadi bagian dari gerakan kolaboratif BUMN dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI. Program ini digelar serentak di sebelas lokasi di Indonesia, merupakan kolaborasi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III bersama InJourney, PT Angkasa Pura Indonesia, dan ITDC.

PTPN I berharap kehadiran program ini tidak hanya berdampak sosial bagi warga Desa Bulok, tetapi juga menjadi katalis yang menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: kupastuntas.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top