Pemerintah Siagakan Rumah Sakit Lapangan dan Salurkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Penulis: Puguh Triyono  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 02:30:01 WIB
Menko PMK Pratikno meninjau kondisi RSUD Ruteng, Manggarai, pada hari kedua pascagempa NTT, Minggu (16/8/2026).

JAWA TENGAH — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan percepatan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan pada hari kedua pascabencana. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memulihkan layanan kesehatan dan menjamin kebutuhan dasar warga yang mengungsi. Hal ini disampaikan Pratikno seusai meninjau langsung kondisi RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Minggu (16/8/2026).

Rumah Sakit Lapangan Disiapkan, Renovasi RSUD Ruteng Berjalan

Pratikno menyatakan renovasi rumah sakit yang rusak akibat guncangan akan segera dieksekusi. Namun, karena proses tersebut membutuhkan waktu, pemerintah tidak menunggu. "Pertama adalah bahwa layanan kesehatan harus disiapkan segera. Oleh karena itu, rumah sakit lapangan dalam proses untuk disiapkan, selain tentu saja adalah renovasi rumah sakit yang ada," kata Pratikno dalam keterangannya di lokasi.

Langkah ini diambil agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat tetap mendapatkan akses penuh. RSUD Ruteng menjadi salah satu prioritas karena melayani pasien dari beberapa kecamatan di Kabupaten Manggarai yang wilayahnya terdampak cukup parah.

Kebutuhan Dasar Warga di Pengungsian Menjadi Prioritas Utama

Selain pelayanan medis, pemerintah memastikan pasokan logistik untuk para pengungsi terus mengalir. Pratikno menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan harian tidak boleh terputus, baik bagi pasien yang masih dirawat di rumah sakit maupun warga yang bertahan di titik-titik pengungsian. "Selain itu, tentu saja kebutuhan dasar masyarakat, selain kesehatan, kebutuhan-kebutuhan untuk selama di rumah sakit sementara ini, dan juga di pengungsian," ujarnya.

Data di lapangan menunjukkan, bantuan logistik tahap awal sudah mulai terdistribusi. Sebanyak 50 ribu paket sembako bantuan Presiden telah tiba di Maumere dan Labuan Bajo. Dua kota tersebut menjadi pintu masuk utama distribusi bantuan sebelum diteruskan ke daerah-daerah terdampak seperti Manggarai, Manggarai Barat, dan Sikka.

Koordinasi Antarlembaga Dipercepat untuk Jangkau Wilayah Terisolir

Pemerintah pusat melalui BNPB, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial disebut telah membentuk pos komando terpadu untuk mempercepat distribusi. Percepatan ini penting mengingat kondisi geografis NTT yang berbukit dan akses jalan yang terputus di sejumlah titik akibat longsor. Tim gabungan diterjunkan untuk membuka akses logistik agar bantuan tidak tertahan di kota besar.

Pratikno menambahkan, penanganan hari kedua ini menjadi fase krusial untuk mencegah memburuknya kondisi kesehatan para pengungsi. Pemerintah berkomitmen memulihkan infrastruktur vital dalam waktu secepatnya, dengan tetap mengutamakan keselamatan warga dan petugas di lapangan.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: nasional.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top