JAWA TENGAH — Kemenangan atas Ian Garry di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, tak hanya mempertahankan sabuk juaranya, tetapi juga membuka rencana besar Makhachev untuk masa depannya di oktagon. Petarung asal Dagestan itu mengungkapkan keinginannya untuk segera kembali beraksi, menepis rumor bahwa ia akan pensiun dalam waktu dekat.
Makhachev secara terbuka menyebut target waktu yang jelas untuk laga berikutnya. "Bro, kita harus bertarung sebelum Ramadan, 100%. Januari, akhir [2026] kita harus bertarung. Saya berusia 34 tahun, saya harus bertarung sesegera mungkin. Saya tidak banyak menurunkan berat badan, saya tidak mengalami cedera serius. Itu saja," ujarnya dikutip dari ChampRDS.
Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa petarung berusia 34 tahun tersebut masih memiliki motivasi besar untuk terus kompetitif. Kondisi fisik yang prima dan minim cedera menjadi modal utamanya untuk tidak ingin berlama-lama beristirahat.
Sejak ronde pertama, Makhachev langsung menunjukkan superioritasnya dalam grappling. Ia berulang kali melakukan takedown dan mengontrol Garry di dekat pagar oktagon, meski belum mampu menciptakan ancaman serius. Memasuki ronde kedua, pertarungan memanas saat Makhachev menjatuhkan Garry dengan tendangan kepala sebelum melanjutkan serangan ground-and-pound.
Namun, Garry menunjukkan peningkatan performa di ronde ketiga dan keempat. Petarung asal Irlandia itu berhasil menggagalkan beberapa percobaan takedown dan melancarkan pukulan-pukulan telak ke arah wajah serta tubuh Makhachev. Di ronde pamungkas, Makhachev kembali mengandalkan gulatnya, menguasai punggung Garry dan nyaris mengunci rear-naked choke, tetapi Garry bertahan hingga bel akhir berbunyi.
Makhachev dinyatakan menang dengan skor telak 49-46, 49-46, dan 48-47. Hasil ini memperpanjang rekor impresifnya menjadi 29 kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam MMA, dengan catatan 18-1 di UFC. Sementara itu, Garry harus menerima kekalahan keduanya dan kini memiliki rekor 17-2 di MMA serta 10-2 di UFC.
Hingga saat ini, UFC belum mengumumkan lawan resmi untuk laga berikutnya. Namun, nama-nama seperti Michael Morales dan Carlos Prates disebut-sebut sebagai kandidat kuat penantang gelar di kelas welter. Dengan target bertarung di awal tahun depan, pengumuman resmi dari UFC diperkirakan akan segera datang.