Immoderma Gandeng Dinkes Semarang Edukasi 45 Remaja soal Kesehatan Kulit dan Mental di Era Digital

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Sabtu, 19 September 2026 | 12:16:01 WIB

SEMARANG — Sebanyak 30 siswa dan 15 guru pendamping dari 15 SMA/SMK di Kota Semarang mengikuti kegiatan Fun Health Teens "Remaja Hebat" yang digelar Immoderma bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang. Acara bertema "Smart Scrolling, Love Your Health" itu berlangsung di Oak Tree Emerald Semarang.

Materi yang diberikan mencakup kesehatan kulit, kesehatan mental, hingga cara menyaring informasi kesehatan di ruang digital. Peserta diajak memahami kebutuhan diri sebelum menentukan produk perawatan kulit.

Kenali Kulit Sebelum Menyesal

Sesi edukasi kesehatan kulit bertajuk "Glow Up or Glow Down: Kenali Kulitmu Sebelum Menyesal" dibawakan dokter kecantikan Immoderma. Peserta diajak memahami kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing sebelum memilih produk perawatan.

Pendekatan itu diambil agar remaja tidak sekadar mengikuti produk yang sedang populer di media sosial. Ina, perwakilan Immoderma, menyebut edukasi kepada remaja tidak cukup hanya soal penampilan.

"Kegiatan ini memang kami buat untuk memberikan edukasi kepada remaja, tidak hanya mengenai skincare dan bagaimana merawat kulit sesuai dengan kebutuhannya, tetapi juga mengenai pentingnya mental health," ujar Ina.

Mengapa Kesehatan Mental Ikut Dibahas

Selain kesehatan kulit, Fun Health Teens membahas persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja di era digital. Materinya meliputi cara mengenali hoaks dan misinformasi kesehatan, kecemasan, penerimaan diri, standar kecantikan, hingga cyberbullying.

Beragam materi itu diberikan untuk mendorong remaja lebih kritis saat menerima informasi, khususnya konten kesehatan dan kecantikan di media sosial. Menurut Ina, kemudahan akses informasi perlu diimbangi kemampuan memahami diri dan memilah informasi.

"Remaja perlu memahami apa yang memang dibutuhkan oleh dirinya dan tidak hanya mengikuti apa yang sedang menjadi tren," katanya.

Belajar Lewat Diskusi dan Creative Hackathon

Konsep kegiatan dikemas melalui pendekatan "Learn – Experience – Create – Share". Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti diskusi, permainan, konsultasi kesehatan, dan berbagai aktivitas interaktif.

Salah satunya Creative Hackathon. Dalam kegiatan itu, peserta bekerja secara berkelompok menyusun ide kampanye kesehatan digital yang mudah dipahami dan dibagikan kepada teman sebaya.

Dengan konsep tersebut, siswa tidak hanya ditempatkan sebagai penerima informasi. Mereka juga didorong menjadi bagian dari penyebaran pesan kesehatan positif di lingkungan masing-masing.

Respons Siswa dan Guru

Maiya Arzaq, siswa SMA Negeri 3 Semarang, mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai kesehatan mental sekaligus perawatan kulit. Ia menyebut pembekalan itu membantunya memilih skincare sesuai kebutuhan kulit.

"Kami mendapatkan pembekalan dan edukasi tentang mental health, serta belajar memilih skincare sesuai dengan kebutuhan kulit, bukan hanya mengikuti produk yang sedang tren," ujar Maiya.

Siti Muzaroah, S.Pd., guru dari SMK Negeri 7 Semarang, menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Menurutnya, edukasi dari psikolog memberi pemahaman soal pentingnya menjaga kesehatan mental.

"Acaranya sangat edukatif dan bermanfaat sekali untuk murid-murid. Kegiatan seperti ini membuat mereka menjadi lebih aware dalam memilih skincare sesuai dengan kebutuhan kulitnya. Selain itu, edukasi dari psikolog juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga mental health," ungkapnya.

Peran Guru dan Teman Sebaya

Keterlibatan guru dalam kegiatan itu diharapkan membuat edukasi tidak berhenti setelah acara selesai. Guru pendamping dapat menjadi penghubung untuk meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekolah.

Siswa diharapkan mampu membagikan informasi kesehatan positif kepada teman sebaya. Ide kampanye kesehatan digital yang dihasilkan dalam Creative Hackathon juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah.

Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Fun Health Teens menjadi bagian dari upaya Immoderma berkontribusi dalam edukasi kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda.

"Karena bagi kami, Immoderma bukan hanya tentang kecantikan, tetapi juga tentang kepedulian. Sejalan dengan semangat kami, Immoderma Berbagi, Immoderma Peduli, karena Immoderma Cantik dari Hati," tutur Ina.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top