SEMARANG — Puluhan kader Gerindra Kota Semarang memunguti sampah dedaunan, ranting, dan plastik di sepanjang Jalan Candi Kencana Raya. Sampah yang terkumpul dalam kantong plastik jumbo itu kemudian diangkut ke TPA Jatibarang menggunakan mobil pikap. Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso.
Selain membersihkan jalan, para kader menanam ratusan bibit pohon di pinggir jalan dan permukiman warga. Kegiatan berlangsung di tengah kendaraan yang berlalu-lalang.
Joko Santoso menyatakan aksi Gerakan Indonesia ASRI akan berlanjut setiap hari Minggu. Menurutnya, masih ada 16 titik yang akan dijadikan lokasi kegiatan hingga Desember 2026.
"Kegiatan gerakan Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo, di Kota Semarang akan melaksanakan selama 16 periode 16 minggu sampai dengan Desember," ujarnya usai kegiatan.
Program tersebut tidak hanya berupa pembersihan sampah jalan. Joko menyebut implementasinya mencakup penanaman pohon hingga pembersihan sungai.
DPC Gerindra Kota Semarang telah menerima bantuan 1.000 bibit pohon. Bibit itu rencananya ditanam di seluruh wilayah kota sepanjang program berjalan hingga akhir 2026.
"Alhamdulillah kita mendapatkan 1.000 pohon yang akan kita tanam di seluruh Kota Semarang dan ada juga tanaman yang diberikan kepada warga, terutama ibu-ibu Posyandu, bentuknya pohon pule yang untuk lingkungan rumah," ungkap Joko.
Ke depan, Gerindra Kota Semarang akan menggandeng generasi muda, ibu-ibu PKK, dan berbagai organisasi masyarakat. Tujuannya agar dampak program terasa lebih luas bagi warga.
Ketua Posyandu 6 SPM RW 3 Kelurahan Kalipancur, Nia, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI relevan dengan program Posyandu 6 SPM di bidang perumahan rakyat.
Nia berterima kasih karena lingkungan sekitar telah ditanami pohon. Pihaknya berkomitmen merawat tanaman itu agar tumbuh dengan baik.
"Kita nanti sebisa mungkin menjaga biar dia tumbuh. Terus tanaman yang dibagi ke ibu-ibu tadi, nanti akan kita tanam di rumah dan di sekitar Balai Posyandu 6 SPM biar terlihat hijau," ungkap Nia.
Warga berharap program ini menciptakan lingkungan bersih sehingga masyarakat dapat hidup sehat.