SEMARANG — Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (DPD IKAL) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Pendopo Kautaman, Gunungpati, Semarang. Pertemuan strategis ini sekaligus menjadi ajang Halal Bihalal bagi para pengurus dan alumni di wilayah tersebut.
Acara tersebut dihadiri langsung Ketua Umum IKAL Lemhannas RI, Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A. Kehadirannya memberikan motivasi kuat bagi jajaran pengurus di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Sri Puryono KS, MP.
Purnomo memberikan mandat khusus agar pengurus daerah di Jawa Tengah mampu tampil sebagai pionir bagi DPD lainnya di seluruh Indonesia. Kapasitas pengurus dan posisi strategis wilayah menjadi alasan utama instruksi tersebut.
Purnomo menegaskan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menginisiasi berbagai gerakan kebangsaan yang inovatif. Sebagai tanah kelahirannya, ia menaruh harapan besar pada performa organisasi di wilayah ini.
"Saya menghendaki IKAL Jateng menjadi pionir. Selain karena kapasitas pengurusnya, Semarang adalah tanah kelahiran saya. Saya ingin melihat Jateng menjadi contoh teladan dalam pengabdian kepada bangsa," tegas Prof. Purnomo.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi di tingkat daerah sangat krusial. Hal ini diperlukan agar pesan-pesan kebangsaan dan pengabdian masyarakat dapat tersampaikan secara efektif hingga ke level akar rumput.
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah rencana pembentukan yayasan sosial oleh Purnomo Yusgiantoro. Lembaga ini dirancang bersifat non-profit serta non-partisan untuk menjamin netralitas organisasi dalam bergerak.
Yayasan tersebut nantinya akan berkonsentrasi pada program pendidikan, khususnya pemberian beasiswa bagi generasi muda. Langkah ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan yang memiliki integritas.
Program beasiswa ini diharapkan dapat membantu talenta-talenta muda di Jawa Tengah yang memiliki prestasi namun terkendala biaya. Skema ini menjadi bagian dari komitmen nyata IKAL dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Menanggapi instruksi tersebut, Ketua DPD IKAL Jateng, Prof. Sri Puryono, menyatakan kesiapan seluruh jajarannya untuk bekerja lebih profesional. Sinergi antara visi pusat dan eksekusi di daerah menjadi kunci utama keberhasilan organisasi.
"Dengan sinergi antara visi pusat dan kerja keras daerah, IKAL Jateng optimistis dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Jawa Tengah dan Indonesia secara luas," ujar Sri Puryono.
Rakerda ini diharapkan mampu melahirkan program kerja konkret yang menyentuh persoalan sosial di masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pengurus pusat, IKAL Jateng menargetkan implementasi program kerja dapat dimulai dalam waktu dekat.