SURAKARTA — Pasokan listrik untuk wilayah Solo Raya dipastikan tetap stabil setelah PT PLN (Persero) menyelesaikan pemeliharaan menyeluruh pada infrastruktur vital di Gardu Induk (GI) Gondangrejo. Pemeliharaan ini menyasar Transformator (Trafo) 2 berkapasitas 150 kV 60 MVA yang menjadi tumpuan distribusi energi di kawasan tersebut.
Pekerjaan yang dilakukan oleh Tim PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Surakarta ini merupakan agenda rutin dua tahunan. Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini potensi kerusakan sekaligus mengoptimalkan performa alat dalam menyalurkan listrik ke pelanggan rumah tangga maupun industri.
Rangkaian pemeliharaan preventif ini melibatkan pengujian mendalam pada berbagai komponen kritikal. Tim teknis di lapangan melakukan pengecekan tahanan isolasi pada minyak trafo untuk memastikan tidak ada kontaminasi yang bisa memicu hubungan arus pendek.
Selain itu, petugas melakukan pengujian pada Pemutus Tenaga (PMT), Current Transformer (CT), Potential Transformer (PT), hingga Lightning Arrester (LA). Pengujian tangen delta juga dilakukan guna mengetahui kondisi isolasi peralatan secara akurat sebelum trafo kembali dioperasikan secara penuh.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menjelaskan bahwa momentum pengerjaan ini bertepatan dengan Hari Buruh Internasional. Menurutnya, kerja keras tim di lapangan adalah cerminan dedikasi untuk menjaga denyut nadi ekonomi masyarakat.
“Peringatan Hari Buruh adalah momentum bagi kita untuk merefleksikan dan menghargai kontribusi luar biasa dari para pekerja. Para petugas PLN yang berada di lapangan adalah ujung tombak yang memastikan denyut nadi perekonomian dan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar Handy Wihartady.
Dalam menjalankan pemeliharaan aset bertegangan tinggi, PLN menerapkan standar keselamatan yang ketat. Seluruh tahapan pengerjaan berada di bawah pengawasan Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LK) untuk memastikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).
Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga, Ardylla Rommyonegge, mengapresiasi kolaborasi lintas tim yang terlibat, mulai dari Tim Pemeliharaan Gardu Induk hingga Tim Pemeliharaan Proteksi. Ia menyebut keringat petugas di lapangan sebagai bukti nyata pengabdian perusahaan.
“Dedikasi kawan-kawan dari Tim Pemeliharaan Gardu Induk, Tim Pemeliharaan Proteksi, dan Jargi GI 150 kV Gondangrejo yang terekam dalam momen penuh keringat di lapangan adalah bukti nyata dari pengabdian tersebut. Kolaborasi solid ini menunjukkan bahwa semangat melistriki nusantara selalu membara,” kata Ardylla.
Melalui perawatan terjadwal ini, PLN optimistis kualitas penyaluran energi di Jawa Tengah, khususnya wilayah Surakarta dan sekitarnya, akan tetap prima. Infrastruktur yang sehat diharapkan mampu mendukung produktivitas masyarakat secara luas tanpa kendala teknis yang berarti.