TNI Kebut Jembatan Perintis Garuda Pemalang Capai Progres 37,8 Persen

Penulis: Puguh Triyono  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 13:35:54 WIB
Pengerjaan Jembatan Perintis Garuda di Pemalang mencapai progres 37,8 persen hingga 5 Mei 2026.

Akses transportasi yang menghubungkan Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Bodeh di Kabupaten Pemalang segera memasuki babak baru. Hingga Selasa (5/5/2026), pengerjaan fisik Jembatan Perintis Garuda menunjukkan tren positif dengan capaian realisasi mendekati angka 40 persen.

Jembatan gantung ini membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 1,2 meter di atas aliran sungai Desa Blimbing. Kehadirannya diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi warga di pelosok Pemalang yang selama ini terkendala akses penghubung antardesa.

Manfaat Strategis Jembatan bagi 2.350 Kepala Keluarga

Kehadiran infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan solusi bagi mobilitas ribuan warga. Data lapangan menunjukkan sedikitnya 2.350 Kepala Keluarga (KK) akan menjadi penerima manfaat langsung saat jembatan ini resmi beroperasi.

Selain memperpendek jarak tempuh antara Desa Blimbing di Ampelgading dan Desa Kelangdepok di Bodeh, jembatan ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi lokal. Sektor pendidikan dan sosial juga diprediksi akan lebih hidup karena aksesibilitas yang lebih mudah bagi anak sekolah dan aktivitas warga sehari-hari.

Detail Teknis dan Tahapan Konstruksi yang Sudah Rampung

Secara teknis, sejumlah tahapan krusial dalam proyek Jembatan Perintis Garuda telah diselesaikan sepenuhnya. Tim di lapangan telah menuntaskan pembersihan lahan, perataan area kerja, hingga pemasangan rambu-rambu proyek dengan progres 100 persen.

Fokus pengerjaan saat ini beralih pada penguatan struktur bawah. Para pekerja terpantau masih melakukan penggalian pondasi, pemasangan trucuk, hingga pembuatan lantai kerja. Tahap pembesian pondasi dan pemasangan bekisting terus dikebut agar konstruksi utama jembatan bisa segera berdiri kokoh.

Sinergi TNI dan Warga dalam Percepatan Pembangunan

Danramil 07/Ampelgading Kodim 0711/Pemalang, Kapten Inf Gatot Margono, menegaskan bahwa pengerjaan jembatan ini mengedepankan semangat gotong royong. Personel TNI bekerja bahu-membahu dengan warga setempat guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal.

“Kami terus berupaya maksimal agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan ini,” ujar Gatot Margono.

Ia menambahkan bahwa jembatan ini nantinya akan menjadi motor penggerak ekonomi yang vital. “Pastinya akan menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat, apalagi jembatan ini menghubungkan dua kecamatan,” katanya.

Dengan tren progres yang terus meningkat setiap pekannya, Pemkab Pemalang dan jajaran Kodim 0711/Pemalang optimis sarana vital ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas dalam waktu dekat.

Reporter: Puguh Triyono
Back to top