Google resmi merilis pembaruan besar Snapseed 4.0 untuk pengguna Android setelah sempat vakum pengembangan cukup lama. Aplikasi penyunting foto legendaris ini kini mengusung antarmuka baru dan fitur kamera real-time yang sebelumnya sempat eksklusif bagi pengguna iOS.
Setelah sekian lama tidak mendapatkan pembaruan signifikan, Google akhirnya menggulirkan Snapseed 4.0 ke ekosistem Android pada Juni 2025. Langkah ini sekaligus mengakhiri masa eksklusivitas fitur terbaru yang sebelumnya lebih dulu dirasakan oleh pengguna iPhone sejak awal tahun ini.
Pembaruan ini tidak sekadar memberikan penyegaran visual, tetapi merombak total alur kerja pengguna melalui antarmuka yang lebih intuitif. Google menyatukan standar versi pada kedua platform, di mana Android kini langsung melompat ke versi 4.0 untuk menyamai pengalaman pengguna di iOS.
Salah satu fitur paling mencolok dalam versi terbaru ini adalah kehadiran Snapseed Camera. Pengguna kini bisa memotret langsung dari dalam aplikasi menggunakan simulasi film atau gaya kustom yang diterapkan secara real-time.
Fitur ini memungkinkan efek seperti grain, halation, dan bloom terlihat sebelum tombol rana ditekan. Hebatnya, Google menerapkan sistem penyuntingan non-destruktif, sehingga efek yang dipilih saat memotret tetap bisa diubah atau diatur ulang kembali setelah foto tersimpan di galeri.
Snapseed 4.0 memperkenalkan Smart Masking yang dirancang untuk mempercepat proses penyuntingan rumit. Hanya dengan satu ketukan, aplikasi mampu mengisolasi subjek atau latar belakang secara presisi untuk melakukan penyesuaian warna dan pencahayaan secara terpisah.
Google juga menyertakan fitur Batch Editing yang sudah lama dinantikan oleh para fotografer mobile. Pengguna kini dapat menyalin parameter editan dari satu foto dan menerapkannya ke banyak foto sekaligus secara instan, sangat membantu untuk menjaga konsistensi mood pada satu rangkaian momen.
Di tengah tren aplikasi penyuntingan foto yang beralih ke model langganan bulanan, Snapseed tetap mempertahankan statusnya sebagai aplikasi gratis sepenuhnya. Google memastikan lebih dari 30 alat profesional di dalamnya dapat diakses tanpa iklan, pembelian dalam aplikasi, maupun tanda air (watermark).
Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan Snapseed 4.0 di Google Play Store mungkin belum muncul secara serentak bagi semua orang. Google menerapkan sistem staged rollout atau peluncuran bertahap sejak Jumat pagi untuk memastikan stabilitas aplikasi pada berbagai model perangkat Android.
Sementara itu, bagi pengguna iOS, versi 4.0 sudah tersedia sepenuhnya di App Store. Google mengklaim bahwa pembaruan ini membuat proses kreatif menjadi lebih lancar dengan fitur "Expanded Favorites", yang memungkinkan pengguna menyematkan lebih banyak alat yang paling sering mereka gunakan di barisan utama.