6.271 Koperasi Desa di Jawa Tengah Sudah Beroperasi, 2.769 Gedung Telah Terbangun

Penulis: Rendi Kusuma  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50:54 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan data operasional 6.271 koperasi desa di Jawa Tengah.

BOYOLALI — Angka itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai mengikuti peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Luthfi mengikuti acara secara daring dari KDKMP Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

531 Koperasi Baru dari Jawa Tengah

Dari total 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden, sebanyak 531 unit berada di Jawa Tengah. Sisanya, 530 unit, berada di Jawa Timur.

"Gedung KDKMP yang sudah terbangun di Jawa Tengah ada 2.679 bangunan. Ini akan terus bertambah. Kalau yang sudah operasional ada 6.271 koperasi," ujar Luthfi dalam keterangan tertulis.

Sebanyak 531 koperasi anyar itu merupakan hasil percepatan pembangunan yang berkolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro. Pembangunan tersebar di empat wilayah korem: Korem 071/Wijayakusuma (41 titik), Korem 072/Pamungkas (103 titik), Korem 073/Makutarama (55 titik), dan Korem 074/Warastratama (332 titik).

Wonogiri Paling Banyak, Disusul Boyolali dan Klaten

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), Kabupaten Wonogiri menjadi daerah dengan gedung KDKMP terbanyak, yakni 186 unit. Posisi berikutnya ditempati Boyolali dengan 180 gedung, dan Klaten dengan 174 gedung.

Luthfi mencontohkan, banyak KDKMP yang sudah beroperasi meski pembangunan gedung belum tuntas. Beberapa di antaranya baru memiliki satu hingga tiga gerai, namun sudah melayani warga.

Prabowo: Koperasi Ini Dilengkapi Gudang hingga Truk

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyebut operasionalisasi 1.061 KDKMP sebagai tonggak sejarah. Sebab, koperasi ini tidak hanya berupa gedung, melainkan juga dilengkapi sistem, petugas, barang, unsur logistik, hingga kendaraan operasional.

"Di mana gedungnya ada, gudang ada, sistem ada, barangnya ada, petugas ada, unsur-unsur logistik ada, serta truk, pikap, dan kendaraan roda tiga ada," kata Prabowo.

Presiden menegaskan, capaian itu membuktikan bahwa pemerintah mampu melakukan hal luar biasa jika memiliki kehendak, strategi, dan kerja sama yang kuat. Ia berharap koperasi ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa.

"Mari kita maju dengan rasa percaya diri. Koperasi ini akan jadi milik kita bersama, kekuatan kita bersama membangun Indonesia. Koperasi harus kuat, UMKM harus kuat," tutup Prabowo.

Kearifan Lokal Jadi Produk Unggulan

Gubernur Luthfi meminta Dinas Koperasi provinsi serta kabupaten/kota terus berkolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro untuk mempercepat pembangunan gedung KDKMP yang belum rampung. Ia menekankan bahwa koperasi ini berbasis desa, sehingga kearifan lokal dan potensi desa harus menjadi produk unggulan masing-masing koperasi.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top