Klaten Tuan Rumah International Cycling History Conference Perdana di Indonesia, Bupati Hamenang Sebut Ini Sejarah Baru

Penulis: Puguh Triyono  •  Senin, 18 Mei 2026 | 16:01:11 WIB
Bupati Klaten Hamenang membuka International Cycling History Conference perdana di Indonesia.

KLATEN — Kabupaten Klaten mencatatkan sejarah baru sebagai tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC) untuk pertama kalinya di Indonesia. Konferensi yang telah berkeliling dunia selama 35 tahun ini digelar di Klaten, Jawa Tengah, dan menjadi ajang bergengsi bagi para pegiat, akademisi, serta komunitas sejarah sepeda dari berbagai negara.

Mengapa Klaten Terpilih Menjadi Tuan Rumah?

Bupati Klaten Hamenang mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Menurutnya, terpilihnya Klaten sebagai lokasi ICHC perdana di Indonesia merupakan pengakuan terhadap potensi daerah dalam bidang pariwisata dan budaya bersepeda.

“Kami sangat bangga. Ini adalah sejarah baru bagi Klaten dan Indonesia,” ujar Hamenang dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah kepada peserta internasional.

Rangkaian Acara dan Partisipasi Internasional

ICHC tidak hanya dihadiri oleh peserta dalam negeri, tetapi juga delegasi dari berbagai negara. Konferensi ini menjadi forum diskusi dan pertukaran pengetahuan mengenai sejarah perkembangan sepeda, dari aspek teknologi, sosial, hingga budaya.

Selain sesi seminar, acara juga dimeriahkan dengan pameran sepeda klasik dan touring keliling Klaten. Rute yang dipilih menyusuri destinasi wisata andalan daerah, seperti Candi Prambanan, Umbul Ponggok, dan kawasan sentra industri kecil.

Dampak bagi Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Kehadiran peserta mancanegara diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Klaten. Para peserta tidak hanya mengikuti konferensi, tetapi juga berkesempatan menikmati kuliner khas, kerajinan lokal, dan produk UMKM setempat.

Pemerintah Kabupaten Klaten menyebut bahwa penyelenggaraan ICHC sejalan dengan upaya pemulihan sektor pariwisata pascapandemi. Ajang ini juga menjadi ajang promosi bahwa Klaten siap menjadi tuan rumah event berskala internasional.

Apa yang Membuat ICHC Berbeda dari Konferensi Biasa?

Berbeda dengan konferensi akademik pada umumnya, ICHC menggabungkan unsur edukasi, rekreasi, dan budaya. Sepeda tidak hanya dibahas sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari warisan sejarah dan gaya hidup masyarakat.

Para peserta diajak untuk melihat langsung bagaimana sepeda menjadi bagian dari keseharian masyarakat Klaten, mulai dari alat angkut hasil pertanian hingga moda wisata. Hal ini menjadi nilai tambah yang tidak ditemukan di konferensi serupa di negara lain.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top