SEMARANG — BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sembilan wilayah di Jawa Tengah pada Kamis (21/5). Daerah yang perlu waspada antara lain Cilacap, Purwokerto, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Temanggung, dan Majenang.
Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Rany Puspita, menyebutkan pola cuaca ini bersifat lokal. "Pagi-siang cerah berawan hingga berawan. Siang/sore hingga awal malam umumnya hujan ringan hingga sedang yang tersebar tidak merata dengan waktu yang bervariasi," jelasnya dalam keterangan tertulis.
Hujan dengan durasi singkat namun lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian pesisir selatan Jawa Tengah. Kondisi ini berbeda dengan wilayah perkotaan seperti Semarang dan Solo yang hanya diprakirakan mengalami hujan ringan.
Sementara itu, 14 wilayah lain seperti Purbalingga, Mungkid, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Ungaran, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Bumiayu, dan Ambarawa masuk kategori hujan ringan hingga sedang. Adapun 16 kota/kabupaten lainnya, termasuk Semarang dan Solo, hanya diguyur hujan ringan.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Tengah pada hari ini berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius. Tingkat kelembapan udara berada di rentang 60 hingga 95 persen, yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi hujan lebat diminta meningkatkan kewaspadaan. "Waspada potensi bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, dll," imbau Rany Puspita.
Prakiraan cuaca ini berlaku mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Warga di daerah rawan longsor dan banjir, terutama di kawasan pegunungan dan pesisir selatan, disarankan untuk memantau perkembangan informasi dari BMKG secara berkala.