SOLO — Di balik kemenangan gemilang Timnas Indonesia U-20 yang melibas Malaysia 3-0 di Stadion Manahan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah memastikan tidak ada gangguan pasokan listrik selama pertandingan berlangsung. Manajemen perusahaan pelat merah itu menyiapkan sistem pengamanan berlapis untuk mengantisipasi lonjakan beban yang biasa terjadi pada momen laga besar.
PLN menerapkan pola operasi khusus dengan menyiagakan gardu bergerak (mobile substation) dan unit daya cadangan di sekitar stadion. Tim teknis juga ditempatkan di titik-titik strategis untuk memonitor trafo dan jaringan distribusi secara real-time.
“Kami melakukan pengamanan dari hulu ke hilir. Mulai dari gardu induk hingga ke panel listrik di dalam stadion,” ujar Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Solo, Agung Nugroho, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Senin (27/1).
Sepanjang laga yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB, beban listrik di Stadion Manahan tercatat stabil di kisaran 1,2 megawatt (MW). Angka ini masih jauh di bawah kapasitas terpasang yang mencapai 2,5 MW, sehingga sistem tidak mengalami kelebihan beban.
Agung menambahkan, tidak ada laporan pemadaman atau fluktuasi tegangan yang mengganggu jalannya pertandingan. “Semua berjalan normal. Kami bersyukur suplai listrik aman hingga pertandingan usai,” katanya.
Di sisi lain, kemenangan telak Timnas Indonesia U-20 atas Malaysia turut memeriahkan suasana di Solo. Gol-gol yang dicetak para pemain muda Garuda disambut euforia suporter yang memadati tribun Stadion Manahan. Keberhasilan PLN menjaga pasokan listrik menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran acara internasional tersebut.
Pertandingan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Timnas U-20 menuju Piala Asia U-20 2025. PLN berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional di Jawa Tengah.