MPLS SDN Tugurejo 01 Semarang Bernuansa Piala Dunia 2026, Parade Jersey hingga Laga Mini Sambut 41 Siswa Baru

Penulis: Qodri Anwar  •  Senin, 13 Juli 2026 | 16:50:01 WIB
Para guru SDN Tugurejo 01 Semarang mengenakan jersey klub sepak bola saat mendampingi siswa baru pada hari pertama MPLS.

SEMARANG — Suasana hari pertama sekolah di SDN Tugurejo 01 Semarang berubah menjadi ajang sepak bola global. Alih-alih hanya perkenalan di kelas, sekolah menyulap pembukaan MPLS dengan ornamen Piala Dunia 2026, mulai dari bendera negara peserta hingga laga mini yang melibatkan siswa baru.

Kepala SDN Tugurejo 01 Semarang, Nur Rakhmat, mengatakan tema ini dipilih bertepatan dengan momentum perhelatan Piala Dunia 2026. Ia berharap pendekatan ini mampu memotivasi anak mengembangkan bakat sejak hari pertama sekolah.

"MPLS kali ini mengambil tema Piala Dunia karena bersamaan dengan momentum Piala Dunia 2026. Harapannya anak-anak SD Tugurejo 01 terinspirasi menjadi pemain yang hebat dan tumbuh sesuai bakat serta potensi mereka," ujarnya saat ditemui di sekolah, Senin lalu.

Guru Berjersey, Kepala Sekolah Berpakaian Pelatih

Nur Rakhmat tampil mengenakan pakaian ala pelatih sepak bola, sementara para guru memakai jersey klub. Aktivitas bermain bola di hari pertama, menurutnya, bukan sekadar hiburan.

"Main bola supaya anak terinspirasi bahwa masa depan itu butuh kreativitas. Bukan cuma belajar di dalam kelas, tetapi potensi psikomotor anak juga sangat penting," jelasnya.

Konsep ini disebut selaras dengan program MPLS Ramah dari Kementerian. Sekolah juga mengundang orang tua untuk berpartisipasi dalam kelas parenting yang akan digelar selama lima hari ke depan.

41 Siswa Baru, 351 Total Pelajar

Pada tahun ajaran baru ini, SDN Tugurejo 01 menerima 41 siswa baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar. Total keseluruhan siswa di sekolah tersebut mencapai 351 orang.

MPLS berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Setelah hari pertama bertema Piala Dunia, kegiatan selanjutnya akan diisi kelas inspirasi, pengenalan lingkungan sekolah, dan kelas parenting yang melibatkan orang tua.

"Kami mengundang berbagai pihak untuk berkolaborasi, termasuk orang tua melalui kelas parenting agar MPLS berjalan dengan baik," imbuh Nur Rakhmat.

Antusiasme Orang Tua: Anak Diajak Berprestasi Sejak Awal

Persiapan konsep unik ini membutuhkan waktu beberapa hari. Meski masih dalam masa liburan, para guru tetap datang untuk menyiapkan dekorasi dan rangkaian kegiatan.

Salah satu orang tua murid kelas 1, Muhammad Shofiyullah Ali, mengapresiasi tema Piala Dunia karena dinilai mampu membangun semangat anak sejak hari pertama. "Konsepnya bagus. Dengan tema Piala Dunia berarti anak-anak diajarkan untuk berprestasi dan berkompetisi," ujarnya.

Ia berharap konsep menarik seperti ini membuat anak-anak semakin bersemangat mengikuti kegiatan belajar di sekolah. "Harapannya anak-anak semakin semangat sekolah. Dengan tema seperti ini pasti mereka lebih tertarik," tandasnya.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: beritajateng.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top