Dari Keterbatasan Ekonomi, Perajin Tas dan Dompet Wanita di Pemalang Kembangkan Usaha Bersama Pemberdayaan BRI

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:14:01 WIB
Perajin tas dan dompet wanita di Pemalang, Biru Tsabita, menunjukkan hasil produksi yang dikembangkan melalui program pemberdayaan BRI.

PEMALANG — Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan langkah seorang ibu rumah tangga di Pemalang untuk memulai usaha. Berbekal keterampilan menjahit, ia merintis Biru Tsabita, sebuah usaha yang memproduksi tas dan dompet wanita. Kini, produk-produk tersebut mulai merambah pasar yang lebih luas.

Usaha ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menambah pemasukan keluarga. Dengan modal awal yang minim, sang perajin mulai menerima pesanan dari tetangga dan kerabat terdekat. Perlahan, kualitas jahitan dan desain yang unik membuat namanya mulai dikenal.

Dukungan Pemberdayaan BRI untuk UMKM Lokal

Perkembangan Biru Tsabita tidak lepas dari peran program pemberdayaan yang digulirkan oleh BRI. Melalui program tersebut, perajin mendapatkan akses permodalan dan pendampingan usaha. Bantuan ini menjadi suntikan vital untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Dengan tambahan modal, perajin bisa membeli bahan baku berkualitas lebih baik dalam jumlah lebih besar. Mesin jahit baru juga menambah efisiensi kerja. Hasilnya, jumlah produksi tas dan dompet meningkat signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Produk Lokal yang Bersaing di Pasar Fashion

Biru Tsabita memproduksi berbagai model tas dan dompet yang disesuaikan dengan tren terkini. Bahan yang digunakan pun dipilih dengan cermat agar awet dan nyaman dipakai. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau bagi kalangan menengah.

Pemasaran dilakukan secara online melalui media sosial dan platform e-commerce. Strategi ini terbukti efektif menjangkau pembeli di luar Pemalang. Beberapa reseller bahkan mulai berminat untuk bekerja sama memasarkan produk Biru Tsabita.

Ke depan: Target Produksi dan Pasar yang Lebih Luas

Ke depannya, perajin berencana menambah variasi produk, seperti tas selempang dan dompet pria. Ia juga ingin merekrut tenaga kerja dari lingkungan sekitar untuk membantu proses produksi. Langkah ini diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru di kampungnya.

BRI sendiri berkomitmen terus mendampingi para pelaku UMKM binaannya. Program pemberdayaan tidak hanya berhenti pada permodalan, tetapi juga pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Dukungan berkelanjutan ini menjadi kunci agar usaha mikro bisa naik kelas.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top