Integrasi Pertanian dan Pariwisata Berbuah Penghargaan, Bupati Klaten Raih JBBA 2026 sebagai Kepala Daerah Inovator

Penulis: Rendi Kusuma  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34:31 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima penghargaan JBBA 2026 sebagai kepala daerah inovator atas integrasi sektor pertanian dan pariwisata.

KLATEN — Penghargaan JBBA 2026 diterima Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di tengah upaya daerahnya menghidupkan kembali identitas sebagai lumbung pangan. Dalam sambutannya, ia menyoroti beras legendaris Rojo Lele yang mulai meredup seiring perubahan zaman.

“Klaten sejak dulu terkenal dengan beras Rojo Lele. Namun seiring waktu, identitas itu mulai memudar, sehingga kami perlu berinovasi agar ketahanan pangan tetap terjaga,” ungkapnya dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (16/7).

Lonjakan 7,5 Juta Wisatawan Jadi Bukti Strategi Berhasil

Tak bisa hanya mengandalkan pertanian, Klaten kini menggenjot sektor pariwisata. Hasilnya, jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 7,5 juta orang. Angka itu menjadikan Klaten sebagai salah satu destinasi terpopuler di Jawa Tengah.

“Sektor pariwisata Klaten mengalami lonjakan signifikan,” papar Mas Hamenang, sapaan akrab bupati.

Penghargaan Jelang HUT ke-222 Klaten

Penghargaan JBBA 2026 disebut bupati sebagai hadiah bagi Klaten dalam menyambut Hari Jadi ke-222. Ia menekankan keberhasilan ini tak lepas dari dukungan pemerintah pusat, provinsi, hingga masyarakat desa.

“Berkat kolaborasi semua pihak, pembangunan bisa berjalan beriringan antara ketahanan pangan dan pariwisata,” katanya.

Apa Itu JBBA 2026?

Direktur Harian Jogja, Arif Budisusilo, selaku inisiator menyampaikan JBBA 2026 diharapkan mendorong ekosistem bisnis yang kuat secara ekonomi sekaligus berakar pada nilai budaya dan keberlanjutan ekologi.

“JBBA menjadi panggung apresiasi bagi perusahaan, institusi, dan organisasi yang mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: beritajateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top