JAWA TENGAH — AGI kembali meramaikan pasar SSD dengan AI828, sebuah drive NVMe PCIe 4.0 yang menyasar segmen entry-level. Posisinya berada di antara AI818 yang mengecewakan dan AI858 yang cukup solid. Dengan harga yang fluktuatif dan ketersediaan stok yang naik-turun, AI828 menawarkan solusi "satu ukuran untuk semua" — bisa dipasang di PC desktop, laptop (tanpa heatsink), maupun konsol PS5.
AGI menyediakan AI828 dalam berbagai pilihan kapasitas: 512GB, 1TB, 2TB, 4TB, dan 8TB. Namun, saat artikel ini ditulis, hanya varian 1TB dan 2TB yang tersedia di pasaran dengan harga USD 239,99 (sekitar Rp 3,9 juta) dan USD 449,99 (sekitar Rp 7,4 juta). Harga ini tergolong mahal untuk SSD PCIe 4.0 di kelasnya.
Dalam pengujian sintetis dan dunia nyata, performa AGI AI828 menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Di benchmark 3DMark yang mensimulasikan beban gaming, drive ini berada di posisi terbawah. Namun, untuk penggunaan sebagai drive utama atau boot drive, hasil PCMark 10 menunjukkan angka yang lebih baik, dengan latensi 44µs — setara dengan SSD Seagate X1070 2TB.
"Kami mencatat latensi 53µs untuk X1070 2TB di 3DMark, jadi hasil AI828 1TB yang mencapai 50µs sebenarnya tidak terlalu buruk. Ini cukup untuk gaming," tulis reviewer Tom's Hardware. Namun, varian 512GB jelas kurang ideal untuk gaming modern karena kapasitas yang terbatas dan performa tulis yang lambat.
Salah satu kelemahan utama AI828 adalah performa yang sangat bergantung pada kapasitas. Varian 512GB dan 1TB yang diuji memiliki jumlah dies NAND yang lebih sedikit, sehingga paralelisasi data kurang optimal. Akibatnya, kecepatan tulis berurutan (sequential write) dan performa copy file turun drastis dibandingkan varian 2TB.
Dalam pengujian transfer file 50GB, varian 512GB hanya mampu mencapai kecepatan 1,1 GB/s. "Ini bukan bencana besar untuk drive sekecil itu, tapi jelas tertinggal dari kompetitor yang rata-rata diuji pada kapasitas 2TB," jelas laporan tersebut.
AI828 memiliki efisiensi daya yang buruk, terutama pada beban kerja tulis. Ini disebabkan oleh controller yang kurang optimal. Meski begitu, untuk penggunaan sehari-hari yang didominasi aktivitas baca, masalah ini tidak akan terasa signifikan.
Untungnya, heatsink bawaan bekerja dengan baik. Suhu maksimum yang tercatat selama pengujian hanya 54°C, memberikan ruang kepala (headroom) yang cukup untuk pemasangan di PS5 atau PC desktop dengan sirkulasi udara terbatas.
AGI AI828 adalah SSD yang sulit direkomendasikan secara mutlak. Di satu sisi, drive ini menawarkan kapasitas besar (hingga 8TB), garansi 5 tahun, dan ketahanan tulis di atas rata-rata. Di sisi lain, performa yang tidak konsisten dan efisiensi daya yang rendah membuatnya kalah saing dengan kompetitor seperti WD Black SN7100 atau Crucial P310.
SSD ini paling cocok untuk pengguna dengan anggaran super ketat yang membutuhkan drive NVMe PCIe 4.0 untuk tugas ringan seperti browsing, office, atau sebagai secondary storage. "Jika Anda benar-benar hanya punya budget minimal dan butuh drive yang bisa bekerja, AI828 bisa jadi pilihan terakhir," pungkas reviewer. Namun, jika dana memungkinkan, ada baiknya mencari opsi lain yang lebih seimbang.