Durasi Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Dipastikan 17 Menit, Kekhawatiran Argentina dan Spanyol Terjawab

Penulis: Qodri Anwar  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 23:04:31 WIB
Panitia penyelenggara memastikan durasi halftime show final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol berlangsung 17 menit, termasuk proses bongkar pasang panggung.

JAWA TENGAH — Pertandingan puncak Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol akan digelar di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, Minggu (19/7) malam waktu setempat. Namun, sorotan justru tertuju pada durasi halftime show yang dikuratori vokalis Coldplay, Chris Martin.

Melansir TalkSport, pertunjukan musik yang menghadirkan Shakira, Madonna, Justin Bieber, dan BTS sebagai penampil utama itu hanya akan memakan waktu 17 menit. Angka ini sudah termasuk proses bongkar pasang panggung yang memakan waktu sekitar enam menit.

Jeda Istirahat Pemain Tetap Sesuai Standar FIFA

Dengan alokasi waktu tersebut, jeda istirahat pemain di ruang ganti hampir selaras dengan aturan standar FIFA dan IFAB yang menetapkan maksimal 15 menit. Kabar ini menjadi angin segar bagi tim medis dan pelatih fisik kedua tim.

Media Spanyol, Marca, melaporkan durasi ini tidak akan selama yang dikhawatirkan sebelumnya. Kekhawatiran itu sempat muncul karena pengalaman pahit Argentina di final Copa America 2024 melawan Kolombia di Miami.

Argentina Punya Pengalaman Pahit dengan Halftime Show Molor

Situasi jeda babak pertama yang molor akibat konser musik bukan hal baru bagi Argentina. Pada final Copa America 2024 lalu, Lionel Messi dan kolega harus menunggu hingga 25 menit di ruang ganti akibat penampilan Shakira.

Pelatih Kolombia kala itu, Nestor Lorenzo, melontarkan kritik tajam. Ia menilai jeda yang terlalu lama berpotensi membuat otot pemain mendingin dan meningkatkan risiko cedera.

Closing ceremony Sebelum Kick-off

Sementara itu, upacara penutupan atau closing ceremony akan digelar sesaat sebelum peluit kick-off dibunyikan. Nama-nama besar seperti aktor Hollywood Tom Cruise, penyanyi Robbie Williams, hingga kreator konten IShowSpeed dijadwalkan memeriahkan pesta penutupan turnamen.

Ambisi Argentina dan Spanyol di Partai Puncak

Di sisi pertandingan, Argentina berambisi mengukir sejarah sebagai negara pertama yang mempertahankan trofi emas berturut-turut sejak Brasil melakukannya pada 1962. Namun, ambisi besar itu akan diuji oleh kekuatan kolektif juara Eropa, Spanyol, yang tengah memburu gelar juara dunia kedua mereka.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top