BLORA — Puluhan pemuda dari berbagai daerah bersaing ketat dalam seleksi nasional Program Magang Jepang yang resmi dibuka di Pendopo Kabupaten Blora, Senin (20/7/2026). Dari total 170 pendaftar awal, hanya 66 peserta yang lolos tahap verifikasi administrasi dan kini menjalani rangkaian tes matematika, kesamaptaan, fisik, hingga wawancara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari perluasan program LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang tahun ini menjangkau empat zona, meliputi Magelang, Banyumas, Blora, dan Kota Pekalongan. Sebelumnya, pada 2025, program serupa hanya digelar di dua zona, yakni Pekalongan dan Banyumas.
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah zona menunjukkan antusiasme tinggi dari calon peserta. “Alhamdulillah, berkat antusiasme yang tinggi, pada tahun 2026 ini ekspansi program bertambah menjadi empat zona,” ujarnya saat memberikan laporan dalam acara pembukaan.
Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan vokasi sekaligus membuka peluang kerja bagi pemuda Indonesia di Jepang. Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti pelatihan dan penempatan kerja di Negeri Sakura melalui skema magang resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, Agus Rianto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal program ini agar berjalan berkelanjutan. “Kami akan memberikan support sistem yang kuat agar program magang Jepang ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan melahirkan generasi muda yang mandiri serta berdaya saing global,” kata Agus dalam sambutannya.
Sementara itu, perwakilan Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemnaker RI, Yanti Apriyanti, menyebut kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga kemasyarakatan seperti NU sebagai kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, magang ke Jepang merupakan langkah konkret negara untuk mengakselerasi kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui peningkatan keterampilan vokasi.
Bupati Blora, Arief Rohman, secara resmi membuka kegiatan seleksi di Pendopo Kabupaten Blora. Ia menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Blora sebagai salah satu zona pusat seleksi tahun ini.
“Pemerintah Kabupaten Blora sangat menyambut baik dan antusias dengan adanya program magang Jepang ini. Hal ini sangat selaras dan beriringan dengan program prioritas Pemkab Blora dalam menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta membuka keran lapangan kerja seluas-luasnya bagi pemuda daerah,” ujar Bupati Arief.
Setelah pembukaan, para peserta langsung mengikuti tahapan seleksi yang dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (23/7/2026). Tes meliputi kemampuan matematika, kesamaptaan, fisik, dan wawancara untuk menjaring kandidat terbaik yang akan diberangkatkan ke Jepang.