JEPARA — Tiga puluh wirausahawan muda resmi dilantik setelah menyelesaikan program pelatihan intensif yang digelar Dekranasda Kabupaten Jepara. Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2026 ini tidak hanya memberikan sertifikat, tetapi juga bantuan peralatan membatik dan perlengkapan usaha sebagai modal awal.
Ketua Panitia PKW, Ary Bachtiar, mengungkapkan bahwa peserta mendapatkan pembelajaran menyeluruh. Materi mencakup teknik batik tulis, batik cap, menjahit, manajemen usaha, penguatan karakter kewirausahaan, hingga pemasaran digital.
“Harapan kami, peserta tidak hanya menjadi tenaga terampil, tetapi mampu menjadi pelaku usaha yang percaya diri, adaptif, dan mampu menciptakan peluang ekonomi di masyarakat,” ujar Ary Bachtiar.
Wakil Ketua Dekranasda Inez Hajar yang mewakili Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Hj. Laila Saidah Witiarso menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Menurutnya, program ini menjadi investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
“Kami berharap dari program ini lahir pengrajin muda yang kreatif dan inovatif, mampu menghasilkan produk berkualitas, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi kreatif Kabupaten Jepara,” katanya.
Acara penutupan program dimeriahkan dengan fashion show yang menampilkan busana dan produk batik hasil karya para peserta. Peragaan busana ini menjadi bukti nyata keterampilan yang telah dikuasai selama pelatihan. Dekranasda Jepara berharap program serupa dapat terus berlanjut untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif yang menjadi potensi unggulan daerah.