SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara langsung menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dalam pertemuan dengan Dubes Iran di kantornya. Luthfi juga menitipkan harapan agar konflik yang melanda Iran segera berakhir.
“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya pimpinan tertinggi Iran yaitu Ali Khamenei, semoga beliau husnulkhatimah. Kita doakan semoga konflik di Iran segera selesai,” kata Luthfi.
Menurut Luthfi, konflik di Iran telah memberikan dampak tidak langsung bagi Indonesia, khususnya Jawa Tengah, dalam beberapa waktu terakhir. Situasi geopolitik itu turut mempengaruhi stabilitas dan hubungan antarnegara.
“Dalam pertemuan ini kami juga menyampaikan pesan perdamaian dari Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh masyarakat Jawa Tengah, secara khusus kepada Iran dan negara-negara Timur Tengah pada umumnya,” lanjut Ahmad Luthfi.
Menanggapi hal itu, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi mengaku menerima banyak sekali pesan dukungan dari masyarakat Indonesia, terutama dari Jawa Tengah dan Semarang, selama konflik berlangsung. Ia menyebut jumlahnya mencapai ribuan, dikirim melalui surat dan berbagai cara lainnya.
“Selama masa perang ini, khususnya perang akhir-akhir ini, saya mendapatkan banyak pesan dari masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah dan Semarang. Saya baru bisa membaca pesan-pesan tersebut sebagian, karena lebih dari ribuan jumlahnya,” ungkap Boroujerdi.
Ia menegaskan bahwa sudah menjadi tugasnya untuk menyampaikan terima kasih atas seluruh dukungan yang tulus dari masyarakat Jawa Tengah.
Boroujerdi menjelaskan bahwa hubungan Iran dengan Indonesia dan Jawa Tengah sebenarnya sudah terjalin sangat lama. Namun, sejak 2016, hubungan tersebut sempat terpengaruh oleh intervensi dan sanksi sepihak dari Amerika Serikat kepada Iran.
Kondisi itu membatasi potensi kerja sama bilateral sehingga tidak bisa maksimal, meskipun kedua negara memiliki ikatan politik, sosial, dan kebudayaan yang kuat.
“Saya berharap setelah perang ini selesai semoga potensi yang dimiliki oleh kedua negara tersebut semakin bisa dimanfaatkan untuk kerja sama. Kedua negara ini memiliki potensi yang bisa saling melengkapi,” jelasnya. (hms/rds)