JEPARA — Sentra tenun ikat di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jawa Tengah, kembali membuktikan diri mampu bersaing di pasar global. KAINRATU, merek yang dikelola keluarga perajin setempat, mencatatkan ekspansi penjualan hingga ke tiga benua berbeda.
Co-Owner KAINRATU, Maria Leoni, mengungkapkan bahwa usaha yang dirintisnya kini telah berjalan hampir satu dekade. Produk-produknya tidak hanya menjangkau pembeli domestik, tetapi juga merambah pasar Amerika, Eropa, Asia, hingga Timur Tengah.
Ratusan lembar kain tenun dan busana jadi kini rutin dikirim ke berbagai negara. Berdasarkan catatan manajemen KAINRATU, Amerika Serikat dan Portugal menjadi tujuan utama di kawasan Amerika dan Eropa.
Di kawasan Asia Pasifik, produk tenun Jepara ini telah menembus pasar Jepang, Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Selandia Baru. Sementara itu, Arab Saudi menjadi pintu masuk KAINRATU ke pasar Timur Tengah.
Perjalanan KAINRATU menuju pasar ekspor tidak terjadi secara instan. Maria menceritakan, usaha ini berawal dari keinginan sederhana untuk membantu memasarkan hasil tenunan orang tuanya secara daring.
“Awal mula usaha kami berangkat dari latar belakang keluarga sebagai penenun. Orang tua kami merupakan perajin tenun ikat dan kami tinggal di Desa Troso, Jepara, yang dikenal sebagai sentra tenun ikat. Usaha ini telah berjalan selama kurang lebih 9 tahun,” ujar Maria.
Langkah pertama digitalisasi dimulai dengan meluncurkan kanal gardutroso.com. Seiring meningkatnya permintaan, pada tahun 2019 KAINRATU melakukan ekspansi platform melalui situs www.tokotenun.com serta www.kainratu.com.
Alih-alih hanya mengandalkan corak khas Jepara, KAINRATU justru memperkaya koleksinya dengan motif tradisional dari berbagai daerah. Motif khas Kalimantan, Sumba, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) turut mempercantik produk mereka.
Beberapa produk unggulan yang paling diminati konsumen mancanegara adalah Kain Tenun Double Ikat 3 Dimensi serta Tenun Endek CSM. Kedua varian ini menjadi andalan dalam setiap pameran dagang yang diikuti.
Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan Rumah BUMN BRI. Program pelatihan dan pengembangan kapasitas yang diberikan dinilai membantu KAINRATU mengelola usaha secara lebih profesional dan berdaya saing tinggi.