JAWA TENGAH — Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Senin pagi, untuk mengikuti rangkaian puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Presiden mengenakan busana adat nasional berupa atasan dan celana biru, dipadukan kain songket bernuansa cokelat serta peci hitam. Sementara itu, Wapres Gibran tampil dengan baju adat Nusa Tenggara Timur berwarna hitam.
Dentuman meriam sebanyak 17 kali dari arah Taman Monumen Nasional (Monas) disertai bunyi sirene panjang menjadi penanda dimulainya upacara. Presiden dijadwalkan membacakan Naskah Proklamasi yang 80 tahun lalu dikumandangkan Proklamator Soekarno.
Sebelum upacara dimulai, Bendera Pusaka dan Naskah Proklamasi diarak dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Sultana Najwa, siswi SMAN 82 Jakarta, bertugas membawa Bendera Pusaka, sedangkan Naskah Proklamasi dipercayakan kepada Aliah Sakira, siswi SMAN 14 Makassar.
Prosesi kirab ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Tema yang diusung tahun ini, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", mencerminkan arah pembangunan nasional yang tengah berjalan.
Untuk formasi Paskibraka tahun ini, tim yang bertugas di Istana Merdeka diberi nama "Indonesia Berdaulat". Celina Olivia Apriani Theo, perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, terpilih sebagai pembawa baki bendera Merah Putih. Pelajar SMK Negeri 5 Pontianak itu menjadi salah satu sosok kunci dalam jalannya upacara pengibaran bendera.
Peringatan Detik-Detik Proklamasi tahun ini menjadi momen penting bagi pemerintahan Prabowo-Gibran, mengingat ini merupakan kali pertama duet tersebut memimpin upacara kemerdekaan sejak dilantik pada Oktober 2024. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, tamu undangan, serta perwakilan masyarakat.
Adapun rangkaian acara puncak HUT ke-81 RI akan dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari. Masyarakat dapat menyaksikan jalannya upacara melalui siaran langsung di berbagai kanal media nasional.