PATI — PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Juwana menjadwalkan pemadaman aliran listrik di sebagian wilayah Desa Ngemplak Kidul, Kabupaten Pati, pada Rabu (19/8/2026). Gangguan suplai ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih lima jam untuk keperluan pemeliharaan jaringan.
Pemadaman tersebut akan memengaruhi pasokan listrik bagi sejumlah pelanggan di kawasan tersebut. Pihak PLN belum merinci secara detail titik-titik mana saja yang akan terdampak, namun imbauan resmi telah disampaikan kepada masyarakat agar mengantisipasi gangguan ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan pemeliharaan yang memerlukan pemadaman ini akan berlangsung pada siang hingga sore hari. Durasi total pemadaman diperkirakan mencapai lima jam, sebuah rentang waktu yang cukup panjang sehingga warga perlu menyiapkan kebutuhan listrik cadangan.
Pemeliharaan jaringan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah ULP Juwana. Pekerjaan semacam ini rutin dilakukan untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga dan meminimalisir gangguan di kemudian hari.
Masyarakat yang wilayahnya terdampak pemadaman diimbau untuk mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan untuk menghindari kerusakan saat aliran listrik kembali menyala. Hal ini penting terutama untuk perangkat seperti televisi, kulkas, dan komputer.
PLN ULP Juwana juga mengimbau warga untuk mengamankan data penting pada perangkat kerja atau usaha jika memungkinkan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan pengaduan PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau kontak resmi yang tersedia.
Pihak PLN memastikan petugas akan bekerja secepat mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan. Listrik di Desa Ngemplak Kidul ditargetkan pulih kembali sesuai jadwal yang telah diumumkan, namun waktu pemulihan bisa lebih cepat atau lebih lambat dari estimasi tergantung kondisi di lapangan.
Jika pemadaman berlangsung lebih lama dari jadwal yang ditentukan, PLN akan menyampaikan informasi terbaru melalui kanal resmi. Warga diminta tetap memantau pengumuman resmi dari PLN ULP Juwana untuk perkembangan terkini.