Kapolres Semarang Ajak Pengemudi Ojol di Benteng Willem II Ungaran Jaga Kamtibmas, Waspadai Isu Hoaks

Penulis: Qodri Anwar  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22:16 WIB
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo berdialog dengan pengemudi ojek online di halaman Benteng Willem II, Ungaran, Selasa (18/8/2026).

UNGARAN — Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menyambangi para pengemudi ojek online (ojol) yang tengah beristirahat di halaman Benteng Willem II, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (18/8/2026). Pertemuan ini menjadi ajang dialog langsung antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojol yang kerap menjadikan kawasan bersejarah tersebut sebagai titik kumpul.

Kedatangan Kapolres diterima langsung oleh Ketua Keluarga Gojek Merah Putih (KGMP) Dani Ramadhan. Suasana dialog berlangsung santai dan penuh keakraban, di tengah aktivitas para pengemudi yang menunggu orderan.

Ojol Dinilai Punya Peran Strategis di Lapangan

AKBP Heru Dwi Purnomo menilai para pengemudi ojek online memiliki posisi strategis karena aktivitas hariannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Informasi yang mereka peroleh di lapangan diharapkan bisa disampaikan melalui jalur komunikasi yang tepat, sehingga tidak berkembang menjadi kabar keliru.

“Teman-teman ojek online merupakan bagian dari masyarakat yang setiap hari berinteraksi langsung dengan banyak orang. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Semarang. Sinergi dan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik ini harus terus kita pertahankan,” pesan Kapolres di hadapan para pengemudi.

Imbauan Soal Isu Hoaks dan Informasi Tak Jelas

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengingatkan para pengemudi agar tidak mudah terpengaruh maupun menyebarkan isu yang belum diketahui kebenarannya. Setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat perlu disikapi secara bijak dan diklarifikasi terlebih dahulu agar tidak memicu keresahan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KGMP Dani Ramadhan menyatakan komitmen para pengemudi untuk mendukung upaya menjaga keamanan. Mereka berjanji tidak akan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar, terutama yang belum jelas kebenarannya.

“Kami siap membantu menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Semarang. Kami juga mengajak teman-teman untuk tidak mudah termakan isu yang beredar di masyarakat apabila belum jelas kebenarannya. Untuk persoalan hukum, kami mempercayakan penanganannya kepada Polres Semarang,” ujar Dani.

Bantuan Sembako dan Penguatan Komunikasi

Di sela kegiatan, Kapolres Semarang juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada para pengemudi ojol yang berada di lokasi. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas peran mereka sebagai mitra kepolisian dalam menjaga situasi kondusif.

Dani menambahkan, komunikasi antara komunitas ojek online dengan Polres Semarang selama ini telah berjalan baik. Menurutnya, hubungan harmonis yang dibangun atas dasar saling percaya ini penting untuk terus dipelihara.

Melalui dialog tersebut, Polres Semarang berharap sinergi dengan komunitas ojek online semakin kuat. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Semarang tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: jatengpos.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top