SEMARANG — Sebanyak 6.180 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-31 yang berlangsung di Kota Semarang pada 11-20 September 2026. Selain pengamanan, panitia juga menyiagakan 224 tim kesehatan yang didukung empat rumah sakit rujukan di ibu kota Jawa Tengah tersebut.
Kesiapan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, usai melaporkan perkembangan persiapan kepada Gubernur Ahmad Luthfi, Selasa (18/8/2026). Ia menegaskan progres pengerjaan seluruh fasilitas sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan rampung pada 7 September 2026.
Penataan Lapangan Pancasila, Simpanglima, sebagai lokasi upacara pembukaan dan penutupan, resmi dimulai Selasa (18/8/2026). Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, menyebut pengerjaan venue memakan waktu cukup lama karena desainnya rumit dan menggunakan sistem full elektrik.
"Venue Simpanglima untuk pembukaan dan closing sudah berproses mulai hari ini karena persiapan untuk opening memakan waktu cukup lama karena kerumitan desain dan full elektrik. Lapangan Simpanglima sudah mulai dikosongkan dari kegiatan lain sampai nanti selesai gelaran MTQ," ujarnya.
Rangkaian MTQ Nasional ke-31 akan diawali Malam Ta'aruf pada 11 September, dilanjutkan Pawai Ta'aruf pada 12 September pagi, dan pembukaan pada malam harinya di Lapangan Pancasila. Pawai Ta'aruf akan diikuti kafilah dari 38 provinsi serta peserta dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Perlombaan berlangsung selama rangkaian MTQ, dengan penutupan pada 19 September. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 20 September 2026.
Pemkot Semarang menyebut hotel-hotel di kota tersebut mulai bersiap menyambut kedatangan tamu dari seluruh Indonesia. Panitia juga menunjuk dan melatih pendamping khusus untuk mendampingi kafilah selama rangkaian kegiatan berlangsung.
"Tentu saja kita harus lakukan check dan recheck lagi sampai hari H untuk memastikan semua siap sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi," kata Sumarno.
Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah acara pendukung untuk meramaikan gelaran MTQ. Beberapa di antaranya festival rebana, kegiatan kaligrafi, fesyen show, mini Dugderan, khataman Al-Qur'an massal, gerakan bersih-bersih masjid, Festival Kota Lama, Job Fair, dan Seminar Nasional.
"Ada side event yang kami siapkan untuk meramaikan MTQ," ujar Handi Priyanto.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kenyamanan dan keamanan kafilah serta tamu VIP harus menjadi prioritas utama. "Ini adalah event nasional. Persiapkan semua dengan baik, apalagi ini tinggal beberapa pekan saja. Semua harus profesional," katanya.