110 Anggota Tiga Komunitas di Solo Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lomba Nyunggi Tampah hingga Lari Kelereng

Penulis: Puguh Triyono  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:16:01 WIB
Puluhan anggota tiga komunitas di Solo mengikuti lomba nyunggi tampah dan lari kelereng dalam perayaan HUT ke-81 RI di Ndalem Marsum.

SOLO — Suasana penuh tawa dan sorak sorai mewarnai halaman Ndalem Marsum saat puluhan anggota komunitas Wagon, Rebo Club, dan Idola mengikuti serangkaian lomba dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Panitia menyiapkan beragam perlombaan sederhana namun menghibur, mulai dari nyunggi tampah, lari kelereng, mindhah karet, hingga lomba menyanyi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dibuka langsung oleh Dr. H. Ahmad Purnomo, Apt. Inisiator sekaligus tuan rumah acara yang juga mantan Wakil Wali Kota Surakarta itu mengaku bangga melihat antusiasme para peserta.

Mengapa Warga Senior Justru Paling Antusias?

Fakta menarik hadir dari gelaran ini. Sebagian besar peserta yang turun berlaga adalah mereka yang telah menginjak usia di atas 55 tahun. Alih-alih menjadi penghalang, usia justru menjadi bahan bumbu keceriaan tersendiri saat para peserta beradu cepat membawa kelereng di atas sendok atau menjaga keseimbangan tampah di atas kepala.

Tawa pecah ketika seorang peserta harus berhati-hati melintasi garis finis, sementara yang lain bersorak memberi semangat. Suasana santai dan penuh keakraban ini memang menjadi tujuan utama dari perkumpulan yang beranggotakan para pelaku pemerintahan, mantan birokrat, pengusaha, hingga tokoh masyarakat tersebut.

Pererat Silaturahmi, Bukan Sekadar Menang Lomba

Ketua kegiatan, Mas Toni Gentong, menegaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang berkumpul dan bergembira bagi tiga komunitas. “Tujuannya untuk mempererat persaudaraan dan persahabatan tiga perkumpulan. Kami berkumpul, bergembira, berlomba, sekaligus mendapatkan hadiah dalam rangka menyemarakkan 81 tahun kemerdekaan RI,” ujarnya.

Semangat ini diamini oleh Gareng Haryanto, salah satu peserta. Ia mengaku puas bisa mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari bernyanyi hingga aneka perlombaan. Baginya, momen ini adalah kesempatan emas untuk bertemu dan tertawa bersama teman-teman lama, bukan semata soal memenangkan perlombaan.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis hingga Makan Bersama

Panitia tidak hanya menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang lomba. Sebagai bentuk kepedulian, layanan pemeriksaan kesehatan juga digelar gratis bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi nilai tambah bagi para anggota yang mayoritas sudah berusia lanjut.

Puncak acara ditutup dengan makan bersama dalam suasana hangat. Momen ini menjadi simbol nyata dari inti kegiatan tersebut: menjaga persahabatan, merawat kerukunan, dan tetap bergembira bersama. Sejumlah peserta berharap agenda serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang untuk menjaga semangat kebersamaan di antara mereka.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: joglosemarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top