SEMARANG — Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang menjadwalkan pemadaman aliran air secara bergilir di sejumlah wilayah pada Jumat (21/8/2026). Gangguan ini terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan kebocoran pipa transmisi di beberapa titik yang memaksa petugas menutup aliran sementara.
Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun, total ada 28 kelurahan yang akan merasakan dampak penurunan tekanan air hingga benar-benar kering. Wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Semarang Timur, Pedurungan, Gayamsari, dan Genuk.
Pihak PDAM telah merilis daftar lengkap wilayah yang mengalami gangguan. Berikut rinciannya berdasarkan kecamatan:
Gangguan ini disebabkan adanya kebocoran pada pipa transmisi berdiameter 600 mm di Jalan Raya Kaligawe. Petugas teknis PDAM diterjunkan ke lokasi sejak pagi untuk melakukan pengelasan dan penggantian bagian pipa yang rusak.
Proses perbaikan ditargetkan rampung pada sore hari. Namun, PDAM mengimbau warga untuk tetap menyiapkan cadangan air karena pemulihan tekanan air di jaringan pipa membutuhkan waktu bertahap setelah perbaikan selesai.
Warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melaporkan keluhan dapat menghubungi call center resmi PDAM Tirta Moedal di nomor 1500-234 atau melalui aplikasi SIMA (Sistem Informasi Manajemen Air) yang tersedia di Play Store.
PDAM juga menyiagakan armada tangki air untuk melayani permintaan darurat, khususnya untuk kebutuhan air minum dan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak. Prioritas pengiriman tangki air diberikan kepada rumah sakit, puskesmas, dan lokasi pengungsian jika ada.