PURBALINGGA — Warga Purbalingga yang wilayahnya masuk daftar pemeliharaan jaringan listrik pekan depan diminta bersiap menghadapi mati lampu sementara. PLN ULP Purbalingga akan melakukan pekerjaan pemeliharaan dan pemangkasan pohon di dekat jaringan pada empat hari kerja, dengan durasi padam bervariasi antara dua hingga lima jam.
Pekerjaan dimulai Senin (24/8) dengan dua sesi pemeliharaan. Sesi pertama pukul 10.00-13.00 WIB menyasar Jl. PP Imam TP, Kantor Jaga PLN Bobotsari, Queen Bakery Bobotsari, serta Jl. Rowe Yusuf sebelah Barat yang mencakup Kompleks BRI dan Alfamart. Sesi kedua berlangsung lebih lama, pukul 10.00-15.00 WIB, meliputi Desa Pagedangan, Metenggeng, Pekalongan, Bumisari, Sumingkir, dan Karangcegak.
Pemadaman berlanjut Rabu (26/8) pukul 10.00-15.00 WIB untuk wilayah Desa Gandasuli, Majapura, Bobotsari, Kalapacung, Banjarsari, dan Karangmalang. Pekerjaan pada hari itu difokuskan pada pemeliharaan jaringan dan rabas pohon di dekat jaringan 20 kV.
Pada Kamis (27/8), giliran sebagian Desa Rajawana, Panusupan, Jalan Ketuhu, Jalan Nangka, dan Perumahan Puri Kirana Asri yang mengalami pemadaman pada jam yang sama, 10.00-15.00 WIB. PLN menyebut pekerjaan dilakukan pada jaringan tegangan menengah 11 kV.
Jumat (28/8) menjadi hari terakhir rangkaian pemeliharaan dengan durasi paling singkat, yakni pukul 13.00-15.00 WIB. Wilayah yang terdampak meliputi Desa Pengadegan Dusun Bandingan, Kalimanah Wetan, Selabaya, Klapasawit, Karangsari, dan sebagian Kedungwuluh.
PLN menghimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal 2,5 meter dari jaringan listrik, tidak bermain layang-layang di dekat jaringan, serta tidak menebang pohon atau bambu tanpa koordinasi dengan petugas. Himbauan ini disampaikan terkait aspek keselamatan ketenagakerjaan (K2) selama proses pemeliharaan berlangsung.
Pemeliharaan rutin ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan daya listrik di wilayah Purbalingga. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan PLN terdekat atau aplikasi PLN Mobile.