KARANGANYAR — Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Karanganyar tahun ini dijadikan momentum untuk memperkuat peran organisasi kepanduan dalam mencetak pemimpin masa depan. Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan bahwa gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan kepada pelajar.
“Kami mengajak dan mendorong kegiatan-kegiatan Pramuka, yang notabene bahwa Pramuka ini salah satu pendidikan luar biasa,” ujarnya usai upacara yang digelar di lingkungan Pemkab Karanganyar, Rabu (26/8/2026).
Rober menyoroti keberhasilan kontingen Karanganyar yang baru saja kembali dari Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti kegiatan tersebut menjadi modal berharga untuk membangun kaderisasi kepemimpinan di tingkat kabupaten.
Ia berharap kegiatan kepramukaan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap melanjutkan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Terkait anggota Pramuka berprestasi, Rober memastikan Pemkab akan memberikan dukungan yang disesuaikan dengan bidang masing-masing.
“Insya Allah nanti kalau yang memang berprestasi, ya nanti akan kita dorong di bidangnya masing-masing,” katanya.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Karanganyar Kurniadi Maulato merinci, kontingen yang diberangkatkan ke Jamnas berjumlah 38 orang. Rinciannya, 32 peserta Jamnas dan enam pendamping. Seluruh kontingen telah tiba kembali di Karanganyar pada 21 Agustus 2026 dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah semuanya sudah kembali di tanggal 21, berkat doa restunya sehat, lancar, dan sukses kegiatan Jamnas di sana,” ujarnya.
Kurniadi menambahkan, Jamnas tidak berorientasi pada penilaian atau kompetisi sehingga belum ada capaian prestasi terbaru yang diperoleh Kwarcab Karanganyar. Evaluasi dan kompetisi kepramukaan akan dilakukan melalui kegiatan-kegiatan berikutnya.
Memasuki usia ke-65, gerakan Pramuka di Karanganyar diarahkan untuk memperkuat organisasi sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah. Kurniadi menyebut salah satu fokus gerakan Pramuka pada 2026 adalah mendukung program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.
“Di tahun 2026 ini adalah kita mantapkan organisasi kepramukaan untuk menunjang, mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas tahun 2045,” kata Kurniadi.
Arah tersebut berimplikasi pada program kegiatan Pramuka di seluruh jajaran Kwarcab. Kwarcab Karanganyar akan menyesuaikan program-programnya agar dapat berkontribusi dalam peningkatan kapasitas anggota, termasuk dalam mendukung swasembada pangan.
Kurniadi mengapresiasi dukungan Pemkab Karanganyar terhadap kegiatan kepramukaan. “Wah, sangat support sekali Pemkab Karanganyar ini dalam rangka mendukung kegiatan gerakan Pramuka di Kwarcab Karanganyar,” pungkasnya.