Laptop Developer Dicuri di gamescom 2026, CD Projekt Red dan Sesama Indie Beri Bantuan

Penulis: Puguh Triyono  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:48:01 WIB
Pengembang game indie Ryan Laley melaporkan seluruh laptopnya dicuri saat booth-nya di gamescom 2026 di Cologne, Jerman, diacak-acak.

JAWA TENGAH — gamescom 2026 yang berlangsung di Cologne, Jerman, ternoda oleh rentetan aksi pencurian yang menargetkan booth developer, khususnya di area indie. Ryan Laley, pengembang tunggal di balik game horor asimetris Mimic, menjadi salah satu korban yang paling terdampak setelah seluruh laptopnya raib digondol maling saat booth mereka diacak-acak semalaman.

Dalam video yang diunggah di akun X/Twitter-nya, Laley mengonfirmasi bahwa partisipasinya di acara tersebut harus berakhir lebih cepat. "Semua laptop kami dicuri," ujarnya dengan nada frustrasi. Ia menyebut kejadian ini sebagai pukulan telak, baik secara finansial maupun mental, bagi developer indie yang biasanya bekerja dengan sumber daya sangat terbatas.

"Sebagai developer indie solo, semua ini mahal dan sulit dikerjakan sendiri," kata Laley. "Kejadian ini bukan sekadar membuat frustrasi, ini memilukan." Laley menambahkan bahwa laporan polisi telah diajukan, namun ia pesimistis perangkatnya akan ditemukan kembali.

Dampak Berantai di Area Indie

Laley bukan satu-satunya korban. Penerbit dan perusahaan koleksi pop-culture, iam8bit, melaporkan dua laptop curian yang digunakan untuk demo Petal Runner dan Escape Academy 2. Mereka memperingatkan bahwa pencurian ini berpotensi membocorkan build game yang belum selesai ke publik.

Tessera Studios, pengembang di balik The Zibbo Show, juga mengalami nasib serupa. Dua laptop dan satu Steam Deck hilang dari kabinet booth yang dipaksa terbuka. Perangkat tersebut tidak hanya berisi demo, tetapi juga informasi penting perusahaan dan data pribadi tim.

CD Projekt Red dan Komunitas Bergerak Cepat

Kabar duka ini cepat menyebar dan memicu empati dari berbagai pihak. Tim The Witcher 3 dan Cyberpunk 2077, CD Projekt Red, langsung memberikan respons. Mereka mengaku tidak bisa membantu secara instan, tetapi berjanji akan mengirimkan beberapa barang untuk meringankan beban Laley.

"Tidak ada choom yang harus memulai dari nol," tulis akun resmi CD Projekt Red di media sosial. Dukungan nyata datang dari Joe Henson, developer Don't Scream yang dikenal dengan julukan Indie Game Joe. Ia mendonasikan uang untuk mengganti perangkat keras Laley yang dicuri.

"Terima kasih untuk semua dukungannya," tulis Laley dalam unggahan lanjutan. "Huge shout-out untuk Indie Game Joe yang dengan baik hati mendonasikan uang untuk mengganti hardware saya. Dia benar-benar juara bagi para developer kecil."

Keamanan Menjadi Sorotan Utama

Rentetan pencurian ini memicu pertanyaan besar tentang sistem keamanan koelnmesse, venue penyelenggara gamescom. Hingga berita ini diturunkan, panitia penyelenggara belum memberikan komentar resmi terkait insiden yang merugikan banyak pihak ini.

Bagi Laley, meski booth-nya sudah tidak ada, ia memilih untuk tetap bertahan di lokasi acara hingga akhir pekan. Ia mengajak siapa pun yang penasaran dengan Mimic untuk menyapanya langsung di area konvensi. "Saya masih akan keliling pakai kaos Mimic, datang saja dan sapa saya," ujarnya.

Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa di balik kemeriahan pameran game terbesar di dunia, risiko keamanan terhadap aset digital dan perangkat keras masih menjadi ancaman nyata bagi para pengembang, terutama mereka yang datang dengan modal terbatas.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: ign.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top