JAWA TENGAH — ONIC Kelra bukan nama baru di kancah kompetitif MLBB Asia Tenggara. Sebelum memperkuat ONIC ID, ia sudah mengoleksi gelar juara dunia M6 dan dua kali Finals MVP. Kini, agresivitasnya di Gold Lane menjadi senjata utama tim berjuluk Landak Kuning tersebut di musim kompetisi 2026.
Ketertarikan Kelra pada game sudah dimulai sejak kecil, menghabiskan waktu di warung internet (warnet) sebelum akhirnya menekuni MLBB secara profesional. Ia direkrut Execration pada 2020 dan menjalani debut di MPL Philippines Season 7 saat usianya baru 15 tahun.
Bersama Ch4knu, E2MAX, dan Renzio, Kelra langsung membawa Execration ke Grand Final, namun harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Blacklist International. Meski begitu, pencapaian itu mengantarkan mereka ke MSC 2021 yang digelar online karena pandemi COVID-19.
Di turnamen tersebut, Execration bangkit dari Lower Bracket untuk mengalahkan Blacklist International di final, sekaligus memberi Kelra gelar internasional pertamanya.
Setelah kesuksesan di MSC 2021, seluruh divisi MLBB Execration diakuisisi Omega Esports. Kelra bertahan di sana selama tiga tahun, namun periode ini justru diwarnai hasil naik-turun. Ia dua kali menjadi runner-up MPL Philippines—di Season 9 kalah dari RSG PH—dan hanya mampu finis ketiga di MSC 2022.
Dari MPL Season 10 hingga Season 12, Omega Esports selalu terhenti di babak Play-Ins. Performa tim yang stagnan akhirnya membuat Kelra memutuskan hengkang dan bergabung dengan ONIC PH pada 2024.
Keputusan pindah ke ONIC PH terbukti tepat. Di MPL Philippines Season 14, tim yang kemudian berganti nama menjadi Fnatic ONIC PH ini tampil tanpa cela dengan rekor tak terkalahkan. Kelra meraih gelar juara MPL pertamanya dan langsung mendapat julukan "The Gold Standard" berkat performa konsistennya.
Gelar tersebut membawa Fnatic ONIC PH melaju ke M6 World Championship sebagai wakil Filipina. Di turnamen ini, ia menggulung Selangor Red Giants dan Team Liquid ID dalam perjalanan menuju gelar juara dunia. Kemenangan di M6 menegaskan statusnya sebagai salah satu gold laner terbaik dunia.
Kepindahan Kelra ke ONIC ID pada Februari 2026 mengejutkan banyak pihak, mengingat ia sebelumnya memperkuat tim Filipina. Namun, transisinya berjalan mulus. Di MPL Indonesia Season 17, ia langsung merebut Regular Season MVP dan menjadi motor utama tim yang finish di posisi runner-up.
Dengan usia yang masih 20 tahun, Kelra memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kehadirannya di MPL ID tidak hanya memperkuat ONIC, tetapi juga meningkatkan kualitas kompetisi liga secara keseluruhan. Pembuktian berikutnya adalah membawa ONIC ID merebut gelar juara yang sempat lolos di musim sebelumnya.