JAWA TENGAH – Kabar baik buat yang masih mencari beasiswa: beberapa program besar masih membuka pendaftaran sampai September 2026, mulai dari jenjang SMA hingga S2. Berikut daftarnya, dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan lengkap dengan detail masing-masing program.
Amgala GenNext menyasar siswa kelas XII yang berencana melanjutkan kuliah. Pendaftarannya masih dibuka paling lama di antara program lain, sampai 25 September 2026.
Ada tiga opsi buat jenjang S1:
MEXT Young Leaders' Program dari pemerintah Jepang jadi yang paling besar nilainya — program ini menyasar pejabat muda dan calon pemimpin dari negara berkembang, dengan bidang studi seperti Public Administration, Governance, Healthcare, dan Business. Kuliah penuh ditanggung sampai lulus plus tunjangan hidup bulanan sampai Rp27 juta, tiket pesawat PP, dan bebas biaya visa. Pendaftaran ditutup 14 September 2026.
Kalau dilihat dari sisa waktu, TELADAN Tanoto Foundation (7 September) adalah yang paling mepet deadline-nya, disusul MEXT dan BAZNAS yang sama-sama tutup 14 September, lalu FIFGROUP sehari setelahnya, dan Amgala GenNext yang punya waktu paling longgar.
Karena beberapa deadline berdekatan, sebaiknya siapkan dokumen umum (KTP, KK, transkrip nilai, surat aktif kuliah) sekaligus di awal, baru sesuaikan dengan syarat khusus tiap program. Ini menghemat waktu dibanding menyiapkan dari nol untuk tiap pendaftaran. Untuk program berbasis rekomendasi seperti BAZNAS Santri, segera hubungi pihak pesantren supaya proses rekomendasi tidak mepet deadline.
Program ini umumnya terbuka untuk lulusan S1 yang memenuhi syarat administratif dan akademik yang ditetapkan pemerintah Jepang — cek detail syarat usia dan IPK di sumber resmi sebelum mendaftar.
Setiap program biasanya punya ketentuan sendiri soal ikatan dinas atau kewajiban pasca-kelulusan — pastikan baca syarat dan ketentuan resmi sebelum mendaftar.
Segera hubungi kontak resmi penyelenggara untuk menanyakan kemungkinan perpanjangan atau proses cepat, meski tidak dijamin selalu tersedia.
Santri WNI dari pesantren terdaftar Kemenag (punya NSP/NSPP), siswa aktif kelas 12 MA sederajat, berakhlak baik, dan direkomendasikan pimpinan pesantren.
Program ini berdurasi 1-2 tahun tergantung jenjang dan bidang studi yang diambil.