JAWA TENGAH — Natuna, CNN Indonesia — Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna mendapati tren peningkatan kasus ISPA di sejumlah puskesmas pada pekan ke-33 dan ke-34. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Natuna, Imam Syafari, menyebut angka sementara mencapai 251 kasus yang tersebar di beberapa wilayah kerja puskesmas.
"Menurut unit fasilitas pelayanan kesehatan dan per puskesmas ada beberapa terjadi peningkatan," kata Imam saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com pada Kamis (3/9).
Imam menjelaskan, dari data minggu 33-34, sempat tercatat penurunan kasus dari 251 menjadi 225 kasus. Namun, laporan terbaru dari masing-masing puskesmas menunjukkan adanya lonjakan kembali yang membuat pihaknya perlu menarik data terbaru untuk mendapatkan angka pastinya.
"Kita mau tarik data dulu per wilayah puskesmas ya," ujarnya.
Peningkatan kasus ini dipicu oleh kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan yang terbawa angin hingga ke wilayah perairan dan daratan Natuna. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya kualitas udara yang berdampak langsung pada kesehatan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Hingga kini, Dinkes belum dapat merinci apakah pelajar turut terdampak signifikan karena pemeriksaan di setiap wilayah Puskesmas masih berjalan. Pihaknya masih memverifikasi data pasien yang berobat untuk memastikan kategori usia dan tingkat keparahan penyakit.
Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan, berikut sebaran kasus ISPA yang dirinci dari data dua pekan sebelumnya hingga pekan terakhir di Kabupaten Natuna:
Imam mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat beraktivitas guna meminimalisir dampak buruk asap. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan puskesmas untuk memantau perkembangan kasus secara berkala.