Pemprov Jateng Gaet Enam Kampus UIN, KKN Tematik Diarahkan ke Daerah Miskin Ekstrem

Penulis: Rendi Kusuma  •  Senin, 07 September 2026 | 13:21:32 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan enam rektor UIN se-Jateng di Semarang, Rabu (2/9/2026).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas kerja sama dengan enam Universitas Islam Negeri (UIN) untuk menangani kemiskinan ekstrem hingga sertifikasi halal. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta program pengolahan sampah dan pendidikan vokasi dari kampus segera dikoordinasikan dengan dinas terkait agar berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.

SEMARANG — Enam kampus UIN di Jawa Tengah siap diterjunkan ke desa-desa dengan angka kemiskinan ekstrem. Forum Rektor UIN se-Jateng memastikan kolaborasi dengan Pemprov tidak lagi sekadar nota kesepahaman, melainkan kerja nyata di lapangan.

"Kami siap support program Gubernur dan kami ingin program apapun di pemprov juga melibatkan UIN di Jateng," kata Ketua Forum Rektor UIN se-Jateng, Zaenal Mustakim, usai bertemu Gubernur Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu (2/9/2026).

KKN Tematik dan Sertifikasi Halal Jadi Prioritas

Zaenal yang juga Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan itu menyebut, salah satu program yang bakal dijalankan adalah kuliah kerja nyata (KKN) tematik di wilayah kantong kemiskinan. Selain itu, perguruan tinggi akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia, pendidikan vokasi, hingga pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.

"Kami bidang kajiannya kan keislaman, jadi literasi keagamaan menjadi salah satu fokus utama. Kita juga punya program pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi dan UMKM, juga soal sertifikasi halal," jelasnya.

Vokasi Harus Tersambung dengan Kebutuhan Industri

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi positif sejumlah program yang ditawarkan. Ia secara khusus menyoroti pendidikan vokasi yang dinilai penting untuk menjawab kebutuhan industri. Luthfi meminta jajaran kampus segera berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng.

"Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap kegiatan yang dijalankan harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar seremonial. "Intinya setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi," pungkasnya.

Enam Rektor Hadir Perkuat Sinergi

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Walisongo Musahadi, Rektor UIN Raden Mas Sahid Surakarta Toto Suharto, Rektor UIN Sunan Kudus Abdurahman Kasdi, Wakil Rektor 1 UIN Salatiga Miftahudin, serta Wakil Rektor 3 UIN Saizu Purwokerto Sunhaji.

Masing-masing perwakilan menyampaikan program unggulan yang potensial dikolaborasikan dengan program Pemprov Jateng maupun pemerintah kabupaten/kota. Kerja sama ini dinilai strategis seiring peta jalan pembangunan Jateng yang akan meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi, termasuk wisata ramah Muslim.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top