SEMARANG — Irniatie Wanda, S.Pd., M.A.P., penelaah teknis kebijakan di Direktorat Film, Musik, dan Media Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) RI, baru-baru ini menyabet penghargaan bergengsi Anugerah Pendidikan Indonesia 2026. Penghargaan yang digelar oleh Jawa Pos Radar Semarang itu diberikan atas dedikasinya dalam menggerakkan musik tradisi.
Kiprah Irniatie dalam Melestarikan Musik Tradisi
Irniatie dinilai konsisten mendorong pengembangan musik tradisi di tengah gempuran budaya populer. Ia aktif merancang program yang menghubungkan seni tradisi dengan pendidikan formal dan nonformal.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk semua pegiat musik tradisi yang terus berjuang,” ujar Irniatie dalam kesempatan tersebut.
Apa yang Membuat Irniatie Berbeda?
Sebagai penelaah teknis kebijakan, ia tidak hanya bekerja di balik meja. Irniatie terjun langsung ke komunitas untuk memastikan kebijakan yang dirancangnya tepat sasaran. Pendekatan ini dinilai efektif karena menggabungkan aspek regulasi dengan praktik di lapangan.
Dampak bagi Pendidikan dan Kebudayaan di Jawa Tengah
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan bahwa musik tradisi masih memiliki tempat di dunia pendidikan. Irniatie berharap, apresiasi serupa bisa memicu lahirnya lebih banyak program kebudayaan di daerah-daerah lain di Jawa Tengah.
Ke depan, ia berencana memperluas jangkauan program ke sekolah-sekolah di wilayah pinggiran Semarang agar regenerasi pegiat musik tradisi terus berjalan.