Pencarian

Mentan Amran: Pertanian Jalan Keluar Tekan Kemiskinan di Alor, Pemerintah Siapkan Program Jangka Panjang

Minggu, 09 Agustus 2026 • 09:07:31 WIB
Mentan Amran: Pertanian Jalan Keluar Tekan Kemiskinan di Alor, Pemerintah Siapkan Program Jangka Panjang
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan pertanian menjadi instrumen pengentasan kemiskinan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

JAWA TENGAH — Alor selama ini identik dengan tantangan geografis berupa perbukitan kering dan akses air yang terbatas. Namun, di balik itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melihat peluang besar di sektor agraris untuk menggerakkan ekonomi warga setempat.

Menurut Mentan, pengembangan pertanian di Alor tidak hanya menyangkut soal produksi pangan, tetapi juga menjadi instrumen pengentasan kemiskinan. "Pertanian bisa menjadi jalan untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Alor," ujarnya dalam pernyataan resmi yang dikutip Republika.co.id, Jakarta.

Potensi Lahan dan Rencana Pemerintah

Pemerintah tengah menyiapkan rancangan pengembangan pertanian jangka panjang untuk Alor. Langkah ini diambil setelah melihat potensi lahan yang tersedia, meskipun selama ini belum dikelola secara optimal.

Rencana ini akan melibatkan pendekatan yang lebih modern, termasuk kemungkinan introduksi komoditas yang cocok dengan kondisi iklim kering di NTT. Dengan begitu, hasil pertanian diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi rumah tangga petani.

Jika program ini berjalan, dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor hulu, tetapi juga pada rantai distribusi dan pemasaran hasil tani. Hal ini yang kemudian diyakini bisa memutus mata rantai kemiskinan di daerah yang masuk dalam kategori tertinggal tersebut.

Mengapa Alor Menjadi Prioritas?

Pilihan terhadap Alor bukan tanpa alasan. Sebagai daerah kepulauan, Alor memiliki keterbatasan infrastruktur dan akses ekonomi dibandingkan daerah lain di NTT. Sektor pertanian dianggap sebagai sektor yang paling mudah diakses oleh mayoritas penduduk setempat.

Dibandingkan sektor lain yang membutuhkan modal besar, pertanian dinilai lebih adaptif bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan pendampingan dan dukungan pemerintah, lahan tidur bisa diubah menjadi lahan produktif yang bernilai ekonomi.

Ke depan, pemerintah akan memetakan komoditas unggulan yang sesuai dengan karakteristik lahan Alor. Proses ini menjadi penting agar program yang dijalankan tepat sasaran dan hasilnya bisa berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di kawasan timur Indonesia, khususnya di provinsi NTT yang selama ini menjadi salah satu kantong kemiskinan nasional.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks