Beasiswa Santri Atlet Ponpes Darul Amanah Kendal Diserbu Ratusan Peserta

Penulis: Rendi Kusuma  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 11:25:19 WIB
Ratusan peserta memadati Stadion Kebondalem Kendal untuk seleksi beasiswa santri atlet Ponpes Darul Amanah.

KENDAL — Ratusan talenta muda dari berbagai pelosok Nusantara memadati Stadion Kebondalem, Kendal, untuk memperebutkan beasiswa santri atlet tahun ajaran 2026/2027. Program ini diinisiasi oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Amanah Sukorejo guna menjaring bibit unggul sepak bola nasional yang memiliki fondasi agama kuat.

Peserta seleksi yang berjumlah sekitar 180 orang ini tidak hanya datang dari wilayah Jawa Tengah. Antusiasme pendaftar meluas hingga ke Papua, Bangka Belitung, Bengkulu, Palembang, hingga Jambi. Program beasiswa menyasar pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Mencetak Pesepak Bola Berkarakter Akhlakul Karimah

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi atas langkah Ponpes Darul Amanah dalam mengombinasikan prestasi olahraga dengan pendidikan agama. Ia menilai program ini strategis untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh secara fisik sekaligus mental dalam menyongsong bonus demografi 2030-2040.

"Kita ingin menjaring bibit unggul pemain sepak bola yang berkarakter santri. Tidak hanya tangguh secara fisik dan skill, tetapi juga memiliki iman, takwa, dan akhlakul karimah," ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika di lokasi seleksi, Minggu (3/5/2026).

Mbak Tika juga memotivasi para peserta untuk memaksimalkan kesempatan ini agar bisa bersaing di kancah nasional. Menurutnya, keseimbangan antara kemampuan di lapangan hijau dan karakter santri akan menjadi nilai tambah bagi para atlet muda di masa depan.

Prioritas Rekrutmen U-13 dan U-14 untuk Pembinaan Jangka Panjang

Terkait proses rekrutmen, Ketua Pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Dafa, M. Irfan, menjelaskan bahwa tim pelatih menerapkan sistem gugur yang ketat. Fokus utama seleksi saat ini adalah menjaring anak-anak usia dini untuk program pembinaan jangka panjang.

"Dari sekitar 180 peserta, kami prioritaskan U-13 dan U-14 karena potensi pembinaannya lebih panjang, terutama dari jenjang MTs kelas 1," jelas Irfan.

Proses pemantauan bakat dilakukan secara bertahap dengan evaluasi performa harian yang transparan. Hasil seleksi akan langsung disampaikan kepada orang tua peserta setelah tim pelatih melakukan evaluasi pada malam hari pasca-kegiatan.

"Yang lolos akan kami bina serius hingga bisa masuk jenjang pro elit," tegas Irfan.

Fasilitas Beasiswa Penuh Mulai Pendidikan hingga Pelatihan

Kepala Akademi Sepak Bola Darul Amanah, Nur Wahid, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam pengembangan bakat santri atlet. Saat ini, akademi tersebut telah menampung lebih dari 200 santri atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Calon bintang lapangan yang sukses lolos seleksi kali ini dipastikan tidak perlu memikirkan biaya pendidikan. Pihak pondok pesantren telah menyiapkan skema pembiayaan yang komprehensif bagi mereka yang terpilih.

"Mereka yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa penuh, mulai dari pendidikan, asrama, hingga pelatihan sepak bola," terang Nur Wahid memungkasi.

Reporter: Rendi Kusuma
Back to top