BOYOLALI — Wahyu Nugroho membuktikan ketangguhannya di lintasan basah Sirkuit Chang, Thailand. Pada balapan terakhir seri ARRC, pembalap Yamaha R6 itu finis kedua. Sebelumnya, ia meraih pole position di kelas SS600.
Start Terburuk, Finis Podium Kedua
Wahyu, putra daerah Boyolali, Jawa Tengah, memulai balapan dari grid paling belakang. Meski dalam tekanan, ia menyalip satu per satu lawan dan finis sebagai runner-up.
Pencapaian ini menjadi yang kedua kalinya bagi Wahyu. Sebelumnya, ia juga meraih pole position di Sirkuit Mandalika pada 2025. Performa konsisten ini menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pembalap nasional yang patut diperhitungkan di kancah Asia.
Motor Yamaha R6 Jadi Senjata Andalan
Di kelas SS600, Wahyu mengandalkan motor Yamaha R6. Motor ini dikenal lincah di tikungan dan akselerasi tajam di lintasan lurus. Kombinasi skill pembalap dan kemampuan motor terbukti efektif di sirkuit Thailand yang memiliki trek teknis.
Kebanggaan Boyolali di Ajang Balap Asia
Keberhasilan Wahyu Nugroho menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Boyolali. Pembalap muda ini terus menunjukkan bahwa talenta lokal Indonesia mampu bersaing di level tertinggi balap Asia.
Belum ada pernyataan resmi dari Wahyu terkait persiapan untuk seri berikutnya. Namun, hasil di Thailand ini jelas menjadi modal berharga untuk terus bersaing di papan atas klasemen ARRC 2026.