Pasar kripto global kembali menguat di awal pekan. Kapitalisasi pasar naik 1,33 persen dalam 24 jam menjadi 2,72 triliun dolar AS (Rp 47.215 triliun). Sinyal ini menunjukkan kepercayaan investor mulai pulih.
JAKARTA — Pergerakan harga kripto global kembali menunjukkan tren positif di awal pekan ini. Kapitalisasi pasar kripto naik 1,33 persen dalam 24 jam terakhir menjadi 2,72 triliun dolar AS atau setara Rp 47.215 triliun, menandakan kepercayaan investor mulai pulih.
Bitcoin (BTC) naik 1,13 persen dalam 24 jam, diperdagangkan di 81.568 dolar AS atau sekitar Rp 1,41 miliar per keping. Dalam sepekan, kenaikannya mencapai 4,02 persen. Ethereum (ETH) menguat 0,94 persen dalam sehari dan 1,42 persen dalam sepekan, kini di 2.346 dolar AS atau Rp 40,72 juta.
Solana (SOL) mencatat kenaikan paling tajam di antara altcoin. Harganya melambung 2,79 persen dalam 24 jam dan 14,19 persen dalam sepekan, kini di level 95,59 dolar AS. XRP juga impresif: naik 2,64 persen dalam sehari dan 5,02 persen dalam sepekan, diperdagangkan di 1,45 dolar AS.
Binance Coin (BNB) menguat 1,59 persen dalam 24 jam dan 6,6 persen dalam sepekan, kini di 656,80 dolar AS atau Rp 11,38 juta. Dogecoin (DOGE) naik 1,71 persen dalam sehari, meski kenaikan sepekan hanya 1,23 persen menjadi 0,1103 dolar AS.
Di tengah euforia pasar, Parlemen Korea Selatan mengesahkan amandemen Undang-Undang Transaksi Valuta Asing. Aturan ini memperketat pengawasan transfer kripto ke luar negeri, mewajibkan setiap entitas bisnis yang memindahkan aset kripto lintas batas untuk mendaftar ke Menteri Ekonomi dan Keuangan.
Amandemen itu mendefinisikan ulang "bisnis transfer aset virtual", mencakup bursa kripto dan perusahaan kustodian aset digital yang bertransaksi antara Korsel dengan negara lain. Otoritas Jasa Keuangan Korsel berencana memperluas Aturan Perjalanan (Travel Rule) ke seluruh transaksi kripto, tak terbatas pada transfer di atas 1 juta won atau sekitar Rp 11,6 juta.
Kebijakan Korsel menjadi sinyal bahwa regulasi kripto global semakin ketat. Bagi investor Indonesia, langkah ini bisa menjadi preseden bagi regulator domestik—seperti OJK dan Bappebti—untuk memperkuat pengawasan serupa, terutama terkait pencucian uang dan aliran dana lintas batas.
Sementara itu, harga aset kripto yang stabil atau menguat di atas level psikologis biasanya mendorong minat beli investor ritel di Indonesia. Namun, investor tetap harus mencermati volatilitas jangka pendek dan perubahan regulasi global yang bisa mempengaruhi harga secara tiba-tiba.
Pasar kripto masih sangat dipengaruhi kebijakan moneter bank sentral global, terutama The Fed, serta regulasi dari negara-negara besar seperti Korsel dan Amerika Serikat. Kenaikan kapitalisasi pasar pekan ini menunjukkan sentimen positif, namun investor disarankan tidak hanya melihat kenaikan jangka pendek.
Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis fundamental aset, volume perdagangan, serta berita regulasi sebelum membeli atau menjual kripto. Fluktuasi harga yang tajam dalam 24 jam tetap menjadi risiko utama yang harus diantisipasi.