Terminal Tingkir Salatiga Resmi Buka Layanan Ojol 24 Jam, Ojek Pangkalan Juga Diberdayakan

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 11 Mei 2026 | 16:53:01 WIB
Terminal Tingkir Salatiga resmi membuka layanan ojol 24 jam untuk penumpang bus.

Terminal Tipe A Tingkir, Salatiga, kini melayani penjemputan dan pengantaran penumpang bus melalui ojek online (ojol) selama 24 jam. Fasilitas ini mulai beroperasi penuh untuk umum sejak 1 Mei 2026, setelah melalui proses sosialisasi dengan komunitas ojol dan ojek pangkalan setempat.

SALATIGA — Penumpang bus yang tiba di Terminal Tipe A Tingkir kini memiliki opsi transportasi lanjutan yang lebih fleksibel. Titik jemput ojek online (ojol) resmi beroperasi selama 24 jam di area lobby terminal, melayani aktivitas drop off maupun pick up.

Fasilitas dan Lokasi Titik Jemput

Kepala Terminal Tipe A Tingkir, Vicky Candra Yanuar, mengatakan bahwa titik jemput tersebut telah dilengkapi tenda dan kursi ruang tunggu yang nyaman. “Fasilitas layanan titik jemput ojol ini tersedia selama 24 jam di area lobby terminal baik untuk penjemputan maupun pengantaran penumpang,” ujarnya, Senin, 11 Mei 2026.

Selain ojol, pihak terminal juga menyediakan dua titik khusus untuk ojek pangkalan resmi. Lokasinya berada di sisi barat dan sisi selatan terminal, sebagai bagian dari upaya memberdayakan ojek pangkalan agar tetap kompetitif.

Proses Sosialisasi dan Perekrutan Ojek Pangkalan

Layanan ini tidak langsung diterapkan. Menurut Vicky, sosialisasi dengan seluruh komunitas ojek online se-Kota Salatiga dan ojek pangkalan di lingkungan terminal dimulai pada 17 Maret 2026. Baru setelah penataan rampung, fasilitas resmi digunakan masyarakat pada awal Mei lalu.

Dua komunitas ojek pangkalan direkrut menjadi ojek resmi terminal. Mereka diberikan rompi dan kartu identitas resmi sebagai bentuk pengakuan dan pengawasan. “Dengan begitu harapannya ojek pangkalan dapat bersaing secara sehat dengan ojek online untuk merebut hati para penumpang bus,” kata Vicky.

Dampak bagi Penumpang dan Transportasi Umum

Kehadiran titik jemput ini diharapkan memutus kebingungan penumpang yang baru turun dari bus. Sebelumnya, penumpang kerap kesulitan mencari transportasi lanjutan, terutama pada malam hari. Kini, dengan layanan 24 jam, risiko menunggu lama atau terkena tarif tidak wajar bisa diminimalkan.

Vicky menambahkan, target utama fasilitas ini adalah memberi rasa aman dan nyaman. “Harapannya ke depan para penumpang dapat lebih nyaman dan leluasa dalam memilih moda transportasi lanjutan ketika tiba di Terminal Tingkir,” pungkasnya.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: beritajateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top