BREBES — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Brebes baru-baru ini mengumumkan pemenang Lomba Pembuatan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tahun 2026. Ajang ini menyasar pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se-Kabupaten Brebes.
Proses penjurian berlangsung intensif di Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Brebes. Kepala Dinarpusda Kabupaten Brebes melalui Kabid Perpustakaan, Kursin, menyatakan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang menulis biasa.
"Kami ingin membaca menjadi sebuah kebutuhan dan gaya hidup, bukan sekadar hobi musiman. Melalui resensi, para siswa diajak untuk memahami, mengevaluasi, dan merefleksikan teks yang mereka baca dari koleksi perpustakaan kita," ujar Kursin dalam keterangannya.
Puluhan naskah dari masing-masing jenjang pendidikan bersaing ketat. Dewan juri yang kompeten, terdiri dari akademisi dan praktisi literasi di Brebes, melakukan seleksi ketat berdasarkan beberapa aspek utama.
Aspek pertama adalah identitas buku dan kelengkapan data buku yang diulas. Kedua, sinopsis, yaitu kemampuan peserta merangkum isi buku secara komprehensif.
Aspek ketiga menjadi yang paling krusial: analisis dan evaluasi berupa catatan kritis serta ulasan mendalam mengenai keunggulan dan kekurangan buku. Terakhir, kualitas bahasa yang komunikatif dan sesuai kaidah juga menjadi pertimbangan.
Panitia memastikan keaslian setiap naskah. Seluruh tulisan peserta diperiksa menggunakan aplikasi Turnitin untuk menjamin tidak ada praktik plagiarisme.
Untuk tingkat SMA/MA/SMK, dewan juri terdiri dari Prawoto Sarpoyo Pamansyah, Casim, dan Robert Rizki Yono. Sementara untuk tingkat SMP/MTs, penilaian dilakukan oleh Muamar Riza Pahlevi, Afsun Aulia Nurmala, dan Akbar NP Darma Wahana.
Lomba ini menjadi salah satu upaya strategis Dinarpusda Brebes dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar. Dengan sistem penjurian yang ketat, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu berpikir kritis dan analitis terhadap sebuah karya tulis.