Xiaomi YU7 Standard Edition Meluncur, Harga Rp 3,7 Miliar Lebih Murah dari Tesla Model Y

Penulis: Rendi Kusuma  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 00:00:03 WIB
Xiaomi meluncurkan YU7 Standard Edition dengan harga Rp 534 juta, lebih murah dari Tesla Model Y.

JAWA TENGAH — Xiaomi secara resmi memperkenalkan YU7 Standard Edition sebagai varian termurah dalam jajaran SUV listriknya. Mobil ini dibanderol 233.500 yuan atau setara Rp 534 juta (kurs Rp 2.300 per yuan), lebih murah 30.000 yuan (Rp 68 juta) dari Tesla Model Y. Dengan harga tersebut, YU7 Standard menjadi pilihan lebih terjangkau di segmen SUV listrik premium.

Dalam acara peluncuran bertajuk "Human x Car x Home" yang digelar pekan ini, Lei Jun secara gamblang mengakui kelemahan strategi harga awal YU7. Ia menyebut varian yang diluncurkan Juni lalu hanya memiliki selisih harga 10.000 yuan dengan Model Y, sehingga tidak cukup untuk mendorong penjualan secara konsisten. Varian lama itu kini diubah namanya menjadi Long Range Edition, sementara Standard Edition mengambil posisi sebagai model dasar.

Spesifikasi Teknis dan Keunggulan Jarak Tempuh

YU7 Standard Edition mengusung motor listrik tunggal penggerak roda belakang (RWD) dengan tenaga 235 kW (315 HP). Baterai LFP dari CATL dengan platform 752V memungkinkan jarak tempuh 643 km berdasarkan siklus CLTC, unggul 50 km dibanding Tesla Model Y RWD yang hanya 593 km. Bobot kendaraan juga lebih ringan 115 kg dari varian sebelumnya berkat konfigurasi motor tunggal, menjadi 2.200 kg.

Meski sebagai varian termurah, fitur unggulan YU7 Standard Edition tetap lengkap. Xiaomi menyematkan Smart Chassis 2.0 dengan suspensi udara dan peredam CDC, sistem pengemudian otonom berbasis NVIDIA DRIVE AGX Thor dengan daya komputasi 700 TOPS, serta LiDAR dan radar 4D millimeter-wave. Seluruh fitur bantuan pengemudi, termasuk navigasi jalan tol dan perkotaan serta parkir otomatis, gratis seumur hidup tanpa biaya langganan.

YU7 GT Pecahkan Rekor Nürburgring

Bersamaan dengan Standard Edition, Xiaomi juga meluncurkan YU7 GT, varian performa tinggi dengan tenaga 1.003 PS dari kombinasi motor HyperEngine V8s EVO dan motor Inovance. SUV ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 2,92 detik dengan kecepatan tertinggi 300 km/jam. Baterai ternary lithium 101,7 kWh pada platform 897V mendukung pengisian cepat 5,2C dan jarak tempuh 705 km.

YU7 GT mencatatkan waktu lap 7 menit 22,755 detik di sirkuit Nürburgring Nordschleife pada 2 April lalu, memecahkan rekor SUV yang sebelumnya dipegang Audi RS Q8 dengan selisih 14 detik. Tim riset Xiaomi yang berbasis di Munich melakukan penyetelan sasis selama dua tahun untuk mencapai hasil tersebut. Sistem pengereman karbon-keramik dengan kaliper Akebono enam piston depan dan empat piston belakang mampu menghentikan mobil dari 100 km/jam dalam jarak 32,9 meter.

Mengapa Koreksi Harga Ini Penting bagi Pasar EV Global?

Langkah Xiaomi memangkas harga YU7 Standard Edition bukan sekadar strategi pemasaran biasa. Penjualan YU7 yang mencapai 232.000 unit sejak Juni lalu mulai melamban setelah pesanan awal terpenuhi, sementara Tesla Model Y justru memuncaki penjualan kendaraan energi baru (NEV) di China pada Maret. Dengan selisih harga yang kini mencapai 30.000 yuan, Xiaomi memberikan tekanan langsung pada dominasi Tesla di segmen SUV listrik premium.

Secara keseluruhan, Xiaomi telah mengirimkan lebih dari 600.000 unit EV dalam waktu kurang dari dua tahun. Perusahaan menargetkan pengiriman 550.000 unit pada 2026, dan kehadiran YU7 Standard Edition serta GT diharapkan menjadi pendorong utama. Langkah ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi tidak ragu mengakui kesalahan strategi harga dan melakukan koreksi cepat, sebuah pendekatan yang jarang dilakukan CEO pabrikan otomotif tradisional.

FAQ

Apakah Xiaomi YU7 Standard Edition sudah bisa dipesan di Indonesia?
Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Xiaomi YU7 di Indonesia. Saat ini, mobil listrik Xiaomi baru dipasarkan di China. Namun, dengan agresivitas ekspansi Xiaomi, bukan tidak mungkin merek ini akan menjajaki pasar Asia Tenggara dalam waktu dekat.

Apa perbedaan utama antara Xiaomi YU7 Standard Edition dan Long Range Edition?
Standard Edition adalah varian termurah dengan motor tunggal RWD, baterai LFP, dan jarak tempuh 643 km. Long Range Edition adalah varian sebelumnya yang kini berganti nama, dengan spesifikasi lebih tinggi dan harga lebih mahal. Perbedaan utama ada pada konfigurasi motor, kapasitas baterai, dan perlengkapan standar.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top