KARANGANYAR — Prosesi pemakaman seorang warga di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, berlangsung tidak biasa pada Selasa (2/6/2026). Jenazah wanita dengan bobot mencapai 175 kilogram harus diturunkan ke liang lahat menggunakan bantuan crane.
Penggunaan alat berat tersebut menjadi satu-satunya cara bagi pihak keluarga dan petugas pemakaman untuk mengevakuasi jenazah. Kondisi fisik almarhumah yang mengalami obesitas ekstrem membuat metode penguburan konvensional tidak memungkinkan dilakukan.
Crane dikerahkan untuk mengangkat peti jenazah khusus yang telah dimodifikasi agar mampu menahan beban hingga 200 kilogram. Proses pengangkatan dari rumah duka menuju mobil jenazah dan penurunan ke liang lahat berlangsung hati-hati.
Petugas dari Dinas Pemakaman setempat turut berkoordinasi dengan keluarga untuk memastikan prosesi berjalan lancar. Sejumlah warga sekitar tampak menyaksikan proses pemakaman yang dinilai langka ini.
Selain menggunakan crane, pihak pengelola pemakaman juga memperlebar ukuran liang lahat. Langkah ini ditempuh agar peti jenazah berukuran besar dapat masuk dengan sempurna ke dalam tanah tanpa mengalami kendala teknis.
Proses penggalian dan perluasan lubang pemakaman dilakukan sejak pagi hari oleh tim khusus yang dibantu peralatan tambahan. Pekerjaan ini memakan waktu lebih lama dibandingkan pemakaman pada umumnya.
Keluarga almarhumah menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh pihak kelurahan dan petugas pemakaman. Mereka mengaku prosesi berlangsung khidmat meskipun memerlukan penanganan ekstra.
Warga Kelurahan Jungke yang hadir turut membantu mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Suasana haru menyelimuti area pemakaman selama prosesi berlangsung.